
Djokovic Gembira Hadapi Final Karena Beban Lebih Ringan

Melbourne, Australia, (ANTARA/AFP) - Petenis penuh percaya diri Novak Djokovic merasa lebih bugar dan prima menjelang babak final Australia Terbuka, pada Minggu, dibandingkan beban dan rintangan yang dia lewati tahun lalu. Petenis nomor satu dunia asal Serbia ini telah beristirahat penuh dan siap berjuang melawan Roger Federer atau Andy Murray yang akan bertanding Jumat ini. Djokovic, dengan dominasinya, menghantam petenis nomor empat dunia asal Spanyol, David Ferrer, kurang dari 90 menit di pertandingan semifinal Kamis, dan memuluskan langkahnya ke final ketiganya di Australia Terbuka. Hal itu sangat kontras dengan apa yang terjadi setahun lalu, ketika Djokovic harus berjuang keras untuk memenangi gelar dengan berjibaku melawan Murray di lima set semifinal dengan durasi empat jam 5o menit, mendekati rekor terpanjang lima jam 53 menit saat mengalahkan Rafael Nadal di Melbourne. Djokovic,yang hampir terjungkal dalam pertarungan lima jam lima set dengan pemain Swiss Stanislas Wawrinka di pertandingan babak keempat, telah kembali dengan kemenangan atas petenis unggulan kelima Tomas Berdych dan Ferrer. Kepercayaan diri sang juara bertahan setinggi dia membangun impian untuk merengkuh juara Grand Slam keenamnya. "Saya tentu memilih untuk lebih bugar menjelang final dan memiliki waktu lebih banyak daripada yang saya punya di 2012," kata Djokovic. "Ini merupakan jalan berbeda yang saya hadapi sekarang,". "Tahun lalu, saya bermain lima jam di semifinal dan mempunya satu setengah hari untuk beristirahat untuk selanjutnya bertarung enam jam melawan Nadal. "Tahun ini memang belum terjadi, dan saya sangat senang. Saya didorong untuk sampai batas kemampuan saya di pertandingan keempat dan saya telah melewati pertandingan yang sangat melelahkan di turnamen ini, dan saya bangga saya dapat melewatinya. "Saat ini, saya merasa fit untuk bertanding," Kata-kata jumawa itu dilayangkan kepada rivalnya. Apalagi dia baru kalah tiga set dan menghabiskan total 14 jam 37 menit di pertandingan untuk mencapai final. Djokovic menyebut permainannya luar biasa melawan Ferrer yang tidak tampil "on fire". Ferrer meskipun berperingkat tinggi, pukulannya berhasil dipatahkan tujuh kali dan dia hanya berhasil meraih satu dari tiga "match point" melawan petenis asal Serbia itu. "Itu memberikan sisi positif untuk membangun kepercayaan diri saya," kata Djokovic. "Apalagi dalam pertandingan ini, dimana saya melawan petenis nomor empat dunia di semifinal dan dapat bermain baik. Itu luar biasa," "Saya merasa baik dengan keadaan diri saya di lapangan. Sekarang saya punya dua hari rehat sebelum final yang tentu dapat memberikan saya banyak waktu untuk beristirahat dan bersiap menjelang final," ujar Djokovic. "Saya tidak begitu memikirkan untuk bermain seperti ini lagi, tapi saya hanya tenangkan pikiran saya malam ini, dan berharap untuk dapat mengelola keadaaan diri saya dengan baik sampai final," tambahnya. "Hari tambahan untuk rehat telah memulihkan saya secara fisik, mental, emosional, dan saya dapat memperoleh kekuatan saya sepenuhnya di final," katanya menambahkan. (*/wij)
Pewarta: Antara TV
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026
