
DPRD : Masyarakat Sumbar Perlu Hati-Hati Saat Mudik
Minggu, 26 Juni 2016 14:18 WIB

Padang, (Antara Sumbar) - Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Hendra Irwan Rahim mengimbau masyarakat provinsi itu, baik perantau yang akan pulang ke Ranah Minang atau sebaliknya serta di daerah setempat agar berhati-hati saat mudik Lebaran 1473 Hijriyah.
"Kami imbau masyarakat hati-hati mengendarai kendaraan saat mudik. Jangan kebut-kebutan karena mengancam keselamatan," kata dia di Padang, Minggu.
Ia menambahkan keselamatan ialah hal yang paling utama, apalagi tujuan mudik untuk bertemu keluarga dan bersilaturahim antar sesama.
"Untuk itu, tiap indivindu perlu menaati aturan lalu lintas saat mudik untuk menjaga keselamatan," sebutnya.
Masyarakat juga perlu memperhatikan keselamatan barang-barang bawaan saat mudik atau di rumah. Jangan sampai meninggalkan rumah tanpa memikirkan barang-barang yang ada karena juga rawan pencurian.
"Masyarakat juga harus waspada terhadap tindak kriminal maling," ujarnya.
Selain itu, ia mengimbau pihak terkait seperti Kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta aparatur yang bertugas untuk memperhatikan daerah rawan kecelakaan ataupun bencana.
Menurutnya, terkait petugas yang mengatur lalu lintas, ia meminta pihak tersebut serius dalam menjaga ketertiban lalu lintas dan ruas-ruas jalan yang menyebabkan macet saat mudik.
"Petugas lalu lintas perlu menertibkan pengendara, baik siang ataupun malam hari saat mudik agar tidak terjadi kesembrawutan dan kemacetan," lanjutnya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Sumbar Amran mengatakan pihaknya fokus mengawasi titik rawan kemacetan pada H-7 hingga H+7 Lebaran 2016 karena masalah itu rutin terjadi setiap tahun.
"Kami pastikan ada petugas pada titik-titik itu untuk membantu mengurai kemacetan," jelasnya.
Menurutnya, petugas yang diterjunkan gabungan dari sejumlah instansi terkait, tidak saja di tingkat provinsi, tetapi juga kabupaten dan kota di Sumbar.
Beberapa titik macet yang menjadi perhatian adalah persimpangan pada empat jalur utama masuk ke Sumbar diantaranya dari Medan melalui Pasaman terus ke Bukittinggi, dari Riau melalui Limapuluh Kota terus ke Bukittinggi dan Padang.
Kemudian dari Jakarta melalui Jambi, Dharmasraya terus ke Solok dan Padang dan jalan dari Bengkulu melalui Pesisir Selatan.
Pewarta: Altas Maulana
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
