
Pemkab Solok Selatan Catat 1.482 UMKM Aktif
Jumat, 17 Juni 2016 15:07 WIB

Padang Aro, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, mencatat sebanyak 1.482 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang masih aktif hingga pertengahan Juni 2016.
Kepala Seksi UMKM Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Solok Selatan, Tri Susanti di Padang Aro, Jumat, mengatakan, tahun ini pemerintah setempat menargetkan bisa mendata 250 UMKM supaya proses pembinaan lebih mudah lagi ke depannya.
"Sepanjang 2015 kita mencatat 1.342 UMKM dan hingga Juni 2016 sudah terdata sebanyak 1.482 dan tahun ini kita targetkan bisa mendata 250 UMKM di Solok Selatan," katanya.
Dalam pendataan yang dilakukan katanya, bagi UMKM yang tidak aktif lagi akan dicoret sehingga yang tercatat adalah yang masih beroperasi.
Ia mengimbau, bagi pelaku UMKM agar memiliki administrasi pembukuan serta meningkatkan kualitas produknya.
"UMKM kita di Solok Selatan terutama yang bergerak di bidang makanan masih belum memiliki kemasan yang menarik serta manajemen keuangannya juga belum rapi," katanya.
Pembinaan yang dilakukan pada tahun ini lebih pada pembukuan, kemasan serta label halal dan masa kedaluarsa.
UMKM di Solok Selatan sebagian besarnya adalah usaha mikro sebanyak 1.213 usaha, kecil 234 usaha dan menengah 35 usaha.
Usaha yang masuk kategori mikro yaitu yang memiliki aset Rp0 - Rp50 juta dan kecil dimana asetnya Rp50 - Rp500 juta serta menengah dengan modal Rp500 - Rp10 miliar.
Ia menambahkan, UMKM di Solok Selatan sekarang masih banyak yang terkendala pada permodalan sedangkan untuk bantuan sekarang tidak bisa.
Sebelumnya Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Desnadi Idrus mengatakan, UMKM harus memperkuat daya saing dengan memiliki merek yang terdaftar serta memiliki label halal dan masa kedaluarsa sebuah produk.
Pemprov Sumbar katanya, sepanjang 2016 fokus untuk membantu UMKM dengan mendaftarkan merek produk mereka, memiliki standar halal dan memiliki masa kedaluarsa.
"Kami fokus untuk pengurusan label dari produk UMKM tahun ini agar ke depan mereka tidak tertinggal dan bisa bersaing di MEA," ujarnya. (*)
Pewarta: Erik Ifansyah Akbar
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
