Logo Header Antaranews Sumbar

DPRD: Program Singgah Sahur Sebaiknya Libatkan Dewan

Senin, 13 Juni 2016 13:07 WIB
Image Print

Padang, (Antara Sumbar) - DPRD Kota Padang Provinsi Sumatera Barat menyatakan Program Singgah Sahur yang dilaksanakan pemerintah kota setempat sebaiknya melibatkan anggota dewan untuk memaksimalkan penyerapan aspirasi warga.

"Pada prinsipnya kami mendukung program tersebut, namun tidak ada salahnya turut melibatkan DPRD Padang," kata Ketua DPRD Kota Padang Erisman, di Padang, Senin.

Ia mengatakan hal itu diperlukan agar usulan rumah warga yang akan dikunjungi tidak hanya berasal dari kelompok tertentu, melainkan dari semua pihak termasuk anggota DPRD setempat.

"Selama ini program itu tidak pernah dibicarakan oleh pemkot dengan dewan, apalagi terkait usulan warga yang akan dikunjungi," katanya lagi.

Menurutnya, program itu memang baik untuk masyarakat, apalagi singgah sahur bertujuan untuk menyapa warga miskin yang butuh bantuan dan ditindaklanjuti dengan program rehabilitasi rumah mereka.

Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Helmi Moesim meminta pemkot setempat transparan melaksanakan Program Singgah Sahur itu, termasuk usulan warga yang akan dikunjungi oleh tim.

"Jangan sampai program itu hanya kebijakan pihak tertentu saja," ujarnya lagi.

Menurutnya, tidak ada salahnya anggota dewan diberi kesempatan untuk mengusulkan warga yang akan dikunjungi, terutama yang berada di daerah pemilihannya masing-masing.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menyampaikan bahwa Program Singgah Sahur selama Ramadan ini bertujuan mendengar aspirasi warga secara langsung pada waktu makan sahur.

Ia mengatakan pada Ramadhan 2016, dirinya dan sejumlah pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Padang melakukan singgah sahur pertama kali di rumah warga Kecamatan Kuranji, Jasril.

"Dengar pendapat di rumah itu akan menjadi masukan bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan," ujarnya pula. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026