
Stok Daging di Sumbar Mencukupi Jelang Ramadhan
Selasa, 17 Mei 2016 15:42 WIB

Padang, (Antara Sumbar) - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumatera Barat, menjamin tidak ada kelangkaan daging sapi di daerah itu yang disebabkan tingginya permintaan masyarakat untuk membuat rendang pada awal Ramadhan, karena stok yang tersedia masih mencukupi.
"Kami memiliki stok 10 ribu ton daging sapi. Jumlah ini mencukupi hingga dua bulan ke depan," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Erinaldi di Padang, Selasa.
Ia menambahkan, kebutuhan daging Sumbar rata-rata hanya sekitar 700 sampai 1.000 kilogram perhari atau setara dengan 10 ekor sapi potong dengan berat 100 kilogram perhari.
"Artinya kebutuhan satu bulan sekitar 30 ekor sapi. Kalau ada lonjakan hingga 100 persen, stok yang ada di Sumbar tetap masih mencukupi sehingga tidak perlu ada sapi impor dari luar," ujarnya.
Ia mengungkapkan, jumlah sapi dalam "cluster" binaan Pemprov Sumbar di Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota saja, saat ini tersedia sekitar 1.500 ekor sapi.
Stok lain masih ada di "cluster" binaan Pemprov di Kabupaten Solok, Pesisir Selatan dan Padang Pariaman.
"Itu belum termasuk sapi milik masyrakat," sebutnya.
Ia melanjutkan, berdasarkan perhitungan itu, pihaknya yakin tidak akan ada kelangkaan jelang Ramadhan.
Kebutuhan daging sapi di Sumbar menjelang Ramadhan biasanya sangat tinggi disebabkan kebiasaan masyarakat yang membuat masakan rendang.
Budiman (54) salah seorang warga Padang mengatakan, kebiasaan membuat rendang pada awal Ramadhan itu sebenarnya untuk memudahkan agar tidak terlalu sering memasak lauk saat sahur maupun berbuka puasa, karena rendang adalah masakan yang bisa bertahan lama. (*)
Pewarta: Miko Elfisa
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
