
Disdikpora Pariaman Sosialisasikan Sistem Pengawasan UAS
Kamis, 12 Mei 2016 20:10 WIB

Pariaman, (Antara Sumbar) - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Sumatera Barat, menyosialisasikan sistem pengawasan pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) Sekolah Dasar (SD) bagi seluruh tenaga pengawas ujian di kota itu.
Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat, Efirizal, di Pariaman, Kamis, mengatakan sosialisasi tersebut difokuskan kepada para panitia pelaksana UAS agar tidak terjadi kesalahan prosedur yang telah ditetapkan.
"Sebelumnya sudah kami sampaikan juga apa saja yang menjadi tanggung jawab para panitia khususnya para tenaga pengawas namun sosialisasi pemantapan perlu dilakukan kembali menjelang pelaksanaan UAS pada 16 hingga 21 Mei 2016," kata dia.
Sosialisasi tersebut dilaksanakan guna mewaspadai jika ada terjadinya berbagai bentuk kecurangan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Nilai kejujuran sangat kami utamakan sekali dalam pelaksaan UAS, sehingga dengan adanya kegiatan sosialisasi tersebut para penyelenggara lebih berhati-hati dalam melaksanakan ujian," jelasnya.
Terkait adanya isu yang mengarah kepada peredaran kunci jawaban, pihaknya menegaskan pemerintah setempat melalui dinas terkait mempercayai pengawasan dan pengamanan naskah UAS dilakukan secara maksimal.
"Soal tersebut didatangkan dari pusat menggunakan Pesawat terbang ketika tiba di provinsi pun langsung dikawal oleh aparat kepolisian setempat," ujarnya.
Untuk kriteria kelulusan peserta didik sendiri akan dilimpahkan kepada masing-masing satuan pendidikan berdasarkan pedoman Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).
UAS Kota Pariaman sendiri akan diikuti oleh 1.802 peserta dari 32 sekolah penyelenggara dengan menggunakan 104 ruang ujian serta melibatkan sebanyak 208 pengawas dengan sistem silang murni.
Efirizal mengimbau kepada seluruh wali murid dan para anak didik agar tidak terpengaruh kunci jawaban jika ada beredar di kota itu agar tidak merusak citra pendidikan Pariaman.
"Imbauan terus kami lakukan terutama kepada wali murid agar mewaspadai hal itu, selain itu para orang tua juga harus bisa memberikan dorongan semangat bagi anak didik agar lebih giat dan gigih dalam menghadapi UAS," katanya menuturkan. (*)
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
