Logo Header Antaranews Sumbar

Gerakan Nusantara Mengaji, Gemakan 300.000 Khatam Al-Quran

Senin, 11 April 2016 09:44 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Koordinator Nasional Nusantara Mengaji, H Jazilul Fawaid, mengatakan, gerakan Nusantara Mengaji merupakan gerakan nasional untuk menggemakan dan mensyiarkan Alquran dengan mengkhatamkan 300.000 kali khataman.

"Gerakan ini diselenggarakan secara serentak dan terstruktur, dari bagian paling timur Indonesia sampai bagian paling barat Indonesia, sehingga pada detik yang sama tidak ada bagian di kepulauan Nusantara ini yang tidak mengaji. Oleh karena itu, gerakan ini merupakan satu-satu gerakan pertama yang bakal terjadi secara empirik di dunia," kata Jazilul dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Senin.

Gerakan Nusantara Mengaji yang dilaunching oleh Majelis Tahfiz dan Khataman Alquran (MATAN) digelar di Masjid Darul Qur'an Institut Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ), pada Minggu (10/4) malam.

Hadir dalam launching tersebut inisiator Nusantara Mengaji H Abdul Muhaimin Iskandar, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Prof Dr Dede Rosyada, Rektor Institut PTIQ Prof Nasaruddin Umar, Ketua PQOH Prof Dr Said Agil Almunawar, KH Dr Ahsin Sakho, Rektor Institut Ilmu Alquran (IIQ) Prof Dr Huzaemah Y Tanggo, Ustd Muhammad Ali, Ketua Umum Pimpinan Pusat Jam'iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (PP JQH NU) Dr KH A Muhaimin Zen dan banyak lagi ulama besar lainnya.
Jazilul berharap gerakan Nusantara Mengaji dapat dicatat sebagai kegiatan yang dirahmati dan diridhai Allah SWT. Melalui gerakan ini pihaknya mencoba mendekatkan Alquran kepada masyarakat dan sekaligus mendekatkan masyarakat kepada Alquran.

"Gerakan ini menjadi penting karena Alquran merupakan pedoman, petunjuk, dan sekaligus obat bagi umat manusia, yang tidak perlu diragukan lagi kebenarannya," tegasnya.

Selain itu, kata dia, banyak sekali keutamaan membaca Alquran yang nilai-nilai dan pahalanya sangat dibutuhkan demi terwujudnya bangsa yang selamat, sejahtera, dan penuh keberkahan.

"Kami mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam di Indonesia untuk mensukseskan gerakan Nusantara Mengaji dengan berpartisipasi membantu terselenggaranya khataman Alquran, serta turut membaca Alquran di tempat-tempat yang kami rencanakan," katanya.

Ia menambahkan, Nusantara Mengaji adalah gerakan mengajak masyarakat menerapkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Gerakan ini dimulai dengan penyelenggaraan 300.000 khataman Alquran serentak se-Indonesia.

"Nusantara Mengaji merupakan upaya anak bangsa bermunajat memohon pertolongan kepada Allah agar dijauhkan dari segala bala' serta diberi kekuatan untuk mampu mengatasi persoalan bangsa, demi terwujudnya keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahan bangsa Indonesia," tutur Jazilul.

Jazilul menambahkan, gerakan Nusantara Mengaji ini diinisiasi oleh H Abdul Muhaimin Iskandar dan didukung oleh para kiai khos Hafiz dan para ulama yang mengabdikan diri dalam pengembangan ilmu Alquran, tafsir dan Ilmu Qiraah. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026