Jambi, (ANTARA) - Kepolisian Resor Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi tengah melakukan penyelidikan terkait lepasnya 60 tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Kualatungkal pada Sabtu (19/1) lalu. Kasat Reskrim Polres Tanjabbar, AKP Taufik Nurmandia saat dihubungi di Kualatungkal, ibu kota Kabupaten Tanjabbar, Senin mengatakan, pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap tahanan yang lepas tersebut. "Saya sudah kirim anggota ke LP Kualatungkal hari ini untuk menanyakan beberapa pertanyaan," ujarnya. Meski demikian, Taufik tidak menjelaskan secara terperinci sejauh mana penyelidikan kasus tersebut. "Yang jelas kami akan terus lakukan pencarian dan penyelidikan bersama pihak lapas," katanya. Sebagaimana diketahui, sekitar 60 tahanan dan narapidana Lapas Klas IIB Kualatungkal melarikan diri dari rumah tahanan yang berada di Desa Teluk Nilau, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjabbar pada Sabtu (19/1) siang. Puluhan warga binaan berhasil melarikan diri setelah sebelumnya berhasil menjebol tembok tahanan. Hingga Minggu (20/1) sore, dilaporkan sudah ada 14 tahanan yang kembali dan ditangkap. Tidak sampai disitu, lapas yang berpenghuni 288 warga binaan pada Minggu (20/1) sekitar pukul 10.00 WIB bahkan sempat dibakar tahanan yang tidak terima adanya dugaan pemukulan oleh oknum sipir. Akibat keributan itu, sejumlah fasilitas lapas seperti kamar tahanan dan jendela. Kalapas Kualatungkal, Budi Prayitno mengatakan, sejumlah warga binaan lapas marah kepada petugas. Menurutnya, ada kemungkinan petugas terpancing emosi setelah melakukan pencarian siang malam terhadap 56 tahanan yang diketahui melarikan diri sehari sebelumnya. "Akibat keributan ini beberapa kamar tahanan rusak, fasilitas lain seperti toilet juga dirusak, sebagian kaca jendela juga pecah," katanya. Namun demikian, kata dia, keributan itu tidak berlangsung lama setelah beberapa petugas lapas dibantu aparat TNI dan kepolisian membantuk menenangkan kondisi tahanan. Saat meninjau langsung Lapas Kualatungkal, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Jambi, Supriyadi mengaku belum mengetahui penyebab pasti kejadian ributnya penghuni Lapas Kualatungkal. "Saat saya datang tadi sudah ribut, namun kondisi sudah mulai tenang, warga binaan sudah masuk ke kamarnya masing masing. Kami juga sudah meminta bantuan aparat kepolisian dan TNI," ujarnya. Ia juga mengimbau, agar tahanan dan napi yang kabur segera menyerahkan diri. (*/jno)
Berita Terkait
Polisi masih selidiki pelaku pengancaman bom 10 sekolah di Depok
Rabu, 24 Desember 2025 9:51 Wib
Polisi selidiki kasus penyekapan yang mengatasnamakan Polda Metro Jaya
Kamis, 18 Desember 2025 9:18 Wib
Komnas HAM dalami penyebab bencana yang melanda Sumatera
Rabu, 10 Desember 2025 17:38 Wib
Bareskrim selidiki asal kayu gelondongan dalam banjir di Sumatera
Selasa, 2 Desember 2025 16:19 Wib
Polisi selidiki kasus penyiraman air keras di Tangsel
Kamis, 20 November 2025 14:14 Wib
Polisi selidiki kasus dugaan bullying terhadap siswa SMPN 19 Tangsel
Selasa, 18 November 2025 11:52 Wib
Polres Pasaman Barat selidiki temuan mayat di kebun sawit
Sabtu, 1 November 2025 16:46 Wib
Polisi selidiki kasus penemuan bayi terpotong tiga bagian di Bukittinggi
Sabtu, 25 Oktober 2025 12:14 Wib
