Logo Header Antaranews Sumbar

Perpustakaan Unand Minta Pengunjung Tertib Isi Buku Kunjungan

Selasa, 22 Desember 2015 07:13 WIB
Image Print

Padang, (AntaraSumbar) - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan pusat Universitas Andalas (Unand) Padang melakukan kebijakan dengan menempatkan Satuan Pengamanan (Satpam) sebagai petugas di pintu masuk guna meningkatkan pencatatan jumlah pengunjung.

"Awalnya kami tempatkan pegawai di pintu masuk namun karena kesulitan mendeteksi pengunjung, akhirnya diganti dengan satpam," kata kepala UPT Perpustakaan Pusat Unand, Azral di Padang, Senin.

Dia menyebutkan alasan penempatan satpam yang utama yakni agar pengunjung patuh dan mau mengetik daftar hadir. Sebab, selama ini banyak pengunjung mencuri masuk tanpa mengetik daftar hadir.

"Terutama saat pengunjung hadir berombongan akibatnya banyak yang tidak tercatat," katanya.

Dengan adanya satpam yang dikenal tegas dan keras kata dia, pengunjung lebih patuh dan maumengisi daftar hadir, ucapnya.

Menurutnya, daftar hadir tersebut penting untuk menilai kualitas dari pustaka tersebut. Sebab dalam sebulan hingga setahun jumlah pengunjung akan dievaluasi.

"Bila dalam satu tahun hingga tahun berikutnya terjadi peningkatan jumlah maka pelayanan dan kualitas pustaka baik," katanya..

Akan tetapi, katanya menambahkan, bila sebaliknya perlu ada pembenahan dalam pelayanan dan isi dari pustaka tersebut.

"Sejauh ini adanya petugas satpam tersebut telah meningkatkan jumlah pengunjung pustaka Unand," katanya.

Selain itu, sebutnya, secara tata tertib pustaka lebih disiplin dan teratur. "Hasilnya, kata dia, keberhasilan memperoleh akreditasi dari pusat," katanya.

Sementara itu salah satu pengunjung pustaka Unand, Agung mengapresiasi adanya petugas satpam di pintu masuk.

Menurutnya selain lebih tertib pada saat masuk, kehadiran petugas satpam juga memberikan keamanan bagi pengunjung.

"Implikasinya juga memberikan kenyamanan bagi pengunjung selama di pustaka. Terutama bagi pengunjung bukan warga Unand," ucapnya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026