SMK Ranah Pesisir Panen Perdana Varietas Baru

id SMK

Painan, (Antara) - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, (Sumbar) bekerjasama dengan PT East West Seed Indonesia (EWSI) melakukan panen perdana varietas baru tanaman holtikultura di areal pertanian SMK setempat.

Kepala SMK Negeri 1 Ranah Pesisir, Syamsul Mardan di Painan, Minggu, mengatakan panen perdana tersebut merupakan kelanjutan dari kerjasama SMK Negeri 1 Ranah Pesisir dengan PT EWSI.

"Pada pertengahan Oktober 2015 kita melakukan kerjasama dengan PT EWSI menanam 19 varietas bibit tanaman holtikultura di lahan pertanian SMK N 1 Ranah Pesisir. Diantara bibit tanaman tersebut seperti kubis, jagung, bayam, tomat, singkong dll, " katanya.

Pada kegiatan itu hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan Zulkifli, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Pesisir Selatan Afrizon Nazar dan Kepala Marketing Resprentative PT EWSI, Asten Sartoni.

Panen perdana tersebut juga disaksikan oleh sejumlah anggota kelompok tani dari beberapa kecamatan di kabupaten itu seperti Kecamatan Ranah Pesisir, Linggo Sari Baganti dan Sutera.

Dalam kerjasama tersebut PT EWSI menyediakan bibit dan tenaga ahli pendamping sedangkan SMK Negeri 1 Ranah Pesisir menyeiakan lahan dan melakukan pemupukan serta pengendalian hama.

"Kita menyadari bahwa tanpa dukungan dunia usaha maka SMK tidak akan mungkin berkembang dengan cepat dan selalu ketinggalan dalam perkembangan ilmu. Atas kerjasama ini kita berharap ada transfer ilmu dari PT EWSI kepada sekolah ini," katanya.

Menurutnya, bagi siswa tamatan setingkat sekolah pertama maka lebih baik bagi mereka untuk masuk ke SMK dari pada masuk ke sekolah menengah atas (SMA) karena para siswa di SMK dibekali dengan berbagai keterampilan yang berguna untuk lapangan kerja sendiri.

Kepala Marketing Resprentative PT EWSI Asten, Sartoni mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian perusahan terhadap lembaga pendidikan khususnya di kabupaten itu. Dari kegiatan tersebut nantinya dapat diukur, varietas mana yang lebih cocok tumbuh dan menghasilkan nilai ekonomi yang baik terhadap petani di kabupaten itu.

"Kedepan kita akan meningkatkan kerjasama ini dengan demplot terpadu varietas baru seperti water melon dan jenis tanaman holtikultura terong terongan," katanya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikutura dan Perkeunan Pesisir Selatan, Afrizon Nazar mengatakan, saat ini banyak program-program yang dapat di akses oleh kelompok tani, tidak tertutup kemungkinan kerjasama dengan SMKN 1 Ranah Pesisir.

"Kita berharap kepada siswa jangan malu jadi petani, karena dengan jadi petani tidak akan miskin, tetapi yang perlu dipersiapkan adalah bagaimana meningkatkan kompetensi di bidang pertanian, " katanya. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar