Logo Header Antaranews Sumbar

Dinkes dan Pelajar Bagikan Bunga Peringati HAS

Selasa, 1 Desember 2015 14:50 WIB
Image Print

Padang Panjang, (AntaraSumbar) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang Panjang bersama pelajar dan mahasiswa yang ada di daerah itu membagikan bunga mawar kepada pengguna jalan dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia (HAS).

"Pembagian bunga mawar pada pengguna jalan dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian terhadap penderita HIV/AIDS, agar tidak mendapat perlakukan diskriminasi dari masyarakat," kata Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) DinkesPadang Panjang, fita Gusta di Padang Panjang, Selasa.

Dia mengatakan, selain Dinas Kesehatan dan para mahasiswa dan pelajar pembagian bunga mawar tersebut juga dilakukan oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Padang Panjang,
Dia menekankan kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang mematikan tersebut.

"Mari kita bersama-sama mencegah penularan HIV/AIDS di Kota Padang Panjang, karena penyakit ini merupakan penyakit yang mematikan," katanya.

Kegiatan memperingati HAS itu selain pembagian bunga mawar, juga akan dilakukan seminar tentang penanggulangan penyakit HIV/AIDS pada 13 November 2015.

Seminar itu diperuntukan bagi mahasiswa sebagai generasi muda di Padang Panjang dengan menghadirkan pakar HIV/AIDS Provinsi Sumatera Barat.

AIDS merupakan sebuah infeksi penurunan sistem kekebalan tubuh manusia atau seseorang yang disebabkan oleh virus yang disebut Human Immunodeficiency Virus (HIV).

AIDS merusak sistem sel-sel jaringan kekebalan tubuh manusia hingga membuat tubuhnya rentan dan dengan mudah terkena penyakit. Walau itu penyakit ringan sekalipun, seperti flu, batuk dan pilek.

Salah seorang pemerhati dan konselor HIV/AIDS di Padang Panjang, Yulia Desmon mengatakan, peringatan HAS tersebut sebagai salah satu media bagi tenaga kesehatan untuk ikut serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengetahui bahaya penularan HIV/AIDS dalam rangka melindungi diri dan keluarga masing-masing.

"Semoga kedepannya Pemkot dan KPA Kota Padang Panjang bisa membuat kegiatan yang lebih nyata dalam pengendalian HIV/AIDS seperti kegiatan konseling bagi orang-orang yang berisiko, penjangkauan suspek penderita HIV/AIDS serta melakukan tes bagi suspek HIV/AIDS," katanya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026