
Disdikpora Pariaman Sayangkan Insiden Tawuran Antar-Pelajar
Selasa, 6 Oktober 2015 20:33 WIB

Pariaman, (Antara) - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, Sumatera Barat, Kanderi menyayangkan insiden tawuran antar-pelajar kembali terjadi di kota itu.
"Semua pihak harus mengevaluasi diri, hal serupa tidak boleh lagi terjadi," kata dia di Pariaman, Selasa.
Ia mengatakan, dalam dua bulan terakhir bentrokan antar-pelajar sudah dua kali terjadi yang juga melibatkan beberapa pelajar dari luar Kota Pariaman.
Pihak sekolah dinilai kurang sigap dalam mengawasi peserta didiknya sehingga terjadi insiden tersebut.
Apalagi tawuran antar-pelajar yang melibatkan beberapa sekolah tersebut terjadi saat proses belajar mengajar berlangsung.
"Inilah yang mengecewakan kita karena pihak sekolah kurang sigap mengawasi siswanya di sekolah," katanya.
Sudah menjadi kewajiban setiap sekolah untuk mengawasi dan mengontrol anak didiknya agar tidak berkeliaran saat jam pelajaran.
Sebelumnya bentrokan pelajar dari berbagai sekolah terjadi pada Senin, (5/10) sekitar pukul 11.00 WIB. Bentrokan diduga bermotif balas dendam yang terjadi dari perkelahian dua siswa yang berbeda sekolah.
Ia menyebutkan akibat ulah siswa yang terlibat tawuran itu beberapa kaca Sekolah Menengah Atas (SMA) 6 pecah karena dilempari batu oleh pelajar.
"Selain beberapa kaca yang rusak CCTV sekolah juga mengalami kerusakan," ucap dia.
Tawuran antar-pelajar tersebut melibatkan beberapa sekolah di antaranya, SMK 1, SMK 4, SMK 3, SMA 6 dan SMA 2 Pariaman.
Puluhan pelajar yang tertangkap tangan terlibat diamankan pihak kepolisian untuk dimintai keterangan. Selain itu para pelajar yang diamankan Satpol PP diarak ke Kantor Balaikota dan disuruh hormat menghadap bendera merah putih. (*)
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
