Logo Header Antaranews Sumbar

BNPB Imbau Warga Tetap Waspada Angin Kencang

Jumat, 11 Januari 2013 17:10 WIB
Image Print

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga tetap waspada terhadap kondisi cuaca dan angin kencang yang diperkirakan masih akan terjadi. "Masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Ketika terjadi angin dingin dan cukup kencang usahakan tidak berada di sekitar pohon, papan reklame, atau atap bangunan yang kurang kuat. Berlindunglah di dalam bangunan yang kokoh," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Jumat. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), angin kencang masih berpotensi terjadi hingga dua hari ke depan karena pengaruh siklon tropis Narelle, yang terjadi di Samudera Hindia. Meskipun posisinya makin ke selatan dan menjauhi wilayah Indonesia, namun dampaknya masih berpengaruh terhadap timbulnya angin kencang, hujan deras, dan gelombang tinggi. Kondisi cuaca ekstrem saat ini dipengaruhi oleh siklon tropis Narelle. Selain itu sebagian besar wilayah Indonesia pada puncak musim penghujan. Siklon tropis Narelle memberikan dampak terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia berupa hujan dengan intensitas sedang - lebat di NTB terutama di Pulau Sumbawa dan NTT. Hujan dengan intensitas ringan - sedang di Kalimantan Selatan, Lampung, dan Banten. Gelombang dengan ketinggian 3-4 meter berpeluang terjadi di Perairan Enggano hingga barat Lampung, Selat Sunda bagian utara, Perairan timur Kepulauan Riau, Perairan utara Pangkal Pinang, Selat Gelasa, Laut Jawa bagian barat, Teluk Bone bagian selatan dan Perairan Kepulauan Wakatobi. Gelombang dengan ketinggian lebih dari 4 meter berpeluang terjadi di Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Banten hingga NTB, Perairan selatan Pulau Sumba, Laut Sawu, Perairan Kupang, Pulau Rote, Laut Jawa bagian tengah dan timur dan sjeumlah wilayah lainnya. Selain itu banjir, longsor dan puting beliung harus terus diwaspadai, tambah Sutopo. (*/wij)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026