
Indonesia Usulkan OKI Bekerjasama Capai Target SDGS
Sabtu, 3 Oktober 2015 18:07 WIB

Jakarta, (Antara) - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengusulkan agar para anggota Organsiasi Kerjasama Negara-Negara Islam (OKI) dapat berkerjasama untuk mencapai target sasaran pembangunan berkelanjutan (sustainbale development goals/SDGs).
"Jadi Indonesia mengusulkan agar OKI juga membahas bagaimana kita bekerja sama untuk pemenuhan target SDGs," kata Menlu Retno dalam keterangan pers dari Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Pernyataan tersebut dia sampaikan usai menghadiri pertemuan Konsultasi Tahunan OKI di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB hari keempat di New York pada 1 Oktober.
Menurut Menlu Retno, kerja sama negara-negara anggota OKI diperlukan untuk mencapai SDGs agar tidak ada jarak (gap) pencapaian pembangunan antar negara.
"Belajar dari MDGs (Millennium Development Goals), dalam pelaksanaan terdapat beberapa 'gap' antara pencapaian antarnegara, serta adanya 'gap' antara satu tujuan dengan yang lainnya,' ujar dia.
Oleh karena itu, lanjut Menlu RI, negara-negara anggota OKI perlu didorong untuk dapat melakukan kerja sama konkret dalam implementasi SDGs.
"Jadi kita ingatkan, kita mempunyai satu tugas yang besar untuk mengimplementasikan SDGs dan kita punya OKI, kenapa tidak bekerja sama untuk mensukseskan SDGs," tutur dia.
Dalam pertemuan konsultasi tahunan OKI itu ada dua isu yang menjadi perhatian utama, yaitu pengadopsian SDGs dan pengibaran bendera Palestina di markas PBB pada Peringatan 70 tahun PBB.
"Mengenai masalah pengibaran bendera Palestina, kita sampaikan, ini bukan akhir dari suatu perjuangan. Kita masih terus perlu merapatkan barisan sampai negara ini secara penuh menjadi negara anggota penuh PBB," ujar Menlu Retno. (*)
Pewarta: Yuni Arisandy
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
