Logo Header Antaranews Sumbar

STKIP PGRI Padang akan Bentuk Satgas Antinarkoba

Kamis, 1 Oktober 2015 22:32 WIB
Image Print

Padang, (AntaraSumbar) - Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (STKIP PGRI) Padang berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) Antinarkoba di kampus itu.

"Satgas ini merupakan kebutuhan dan secepatnya kami bentuk dengan melibatkan jajaran kampus, organisasi kemahasiswaan, dan mahasiswa" kata Kepala STKIP PGRI Zusmelia dalam kegiatan "RRI Padang Goes To Campus" dengan tema "Say No To Drug" dengan narasumber Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar, Mohammad Ali Azhar, di Padang, Kamis.

Ia mengatakan Satgas Antinarkoba diharapkan mampu membentengi mahasiswa dari peredaran gelap narkoba sehingga kampus itu bisa menghasilkan tenaga pengajar yang benar-benar andal.

"Kami ingin menghasilkan lulusan yang andal tanpa narkoba sehingga ilmu yang mereka miliki bisa disalurkan secara maksimal ke peserta didik," kata dia.

Pihaknya mengaku telah melakukan beberapa hal untuk mencegah peredaran gelap narkoba baik dilingkungan kampus maupun di lingkungan tempat tinggal mahasiswa.

"Kami telah melakukan koordinasi yang intensif dengan pihak kepolisian, kecamatan, kelurahan dan pemilik rumah indekos. Kami harapkan dengan adanya koordinasi bisa memantau mahasiswa baik didalam maupun diluar kampus," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga berencana melakukan tes urine secara bertahap di lingkungan kampus dan ia tegaskan dalam pelaksanaannya semua kalangan kampus harus ikut serta.

"Setelah berbincang dengan kepala BNNP Sumbar kami berencana mengadakan tes urine kesemua kalangan dikampus baik itu dosen, staf dan juga mahasiswa, nanti pelaksanaanya akan digelar secara bertahap," kata dia
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Armilia Riza mengatakan hal senada bahwa pembentukan Satgas Antinarkoba dan pelaksanaan tes urine merupakan hal yang yang secepatnya harus dilakukan.

"Saya mendukung penuh kegiatan yang telah diselenggarakan oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dengan mengundang RRI Padang karena banyak hal besar yang kami dapatkan terutama pencerdasan tentang bahaya narkoba oleh Kepala BNNP Sumbar," kata dia.

Ia berharap pesan-pesan yang telah disampaikan oleh kepala BNNP Sumbar bisa dilanjutkan oleh mahasiswa kekeluarganya masing-masing maupun ke masyarakat sekitar.

"Mahasiswa harus terhindar dari bahaya gelap narkoba, mereka adalah masa depan bangsa dan harus diselamatkan," kata dia.

Kepala RRI Padang Mirza Musa mengatakan, pihaknya mendukung penuh rencana pembentukan Satgas Anti Narkoba dan pelaksanaan tes urine yang akan dilaksanakan oleh siap STKIP PGRI Sumbar.

"Itu langkah positif yang dilakukan STKIP PGRI Sumbar dan kami berharap kegiatan positif ini juga diikuti oleh kampus-kampus lain," kata dia.

Terkait maraknya peredaran nerkoba di Sumbar dan di Indonesia secara umum pihaknya mengaku selalu mengudarakan sosialisasi terkait bahaya penyalahgunaan barang haram itu.

"Membasmi peredaran gelap narkoba merupakan tugas kita bersama dan kami RRI Padang berkomitmen akan selalu mengudarakan sosialisasi bahaya peredaran gelap narkoba narkoba," kata dia.

Kepala BNNP Sumbar Mohammad Ali Azhar meminta mahasiswa untuk selalu waspada dan menjaga diri terhadap penyalahgunaan narkoba selain itu, pihaknya juga meminta mahasiswa secara langsung maupun tidak langsung menjadi tenaga sukarelawan dalam melakukan sosialisasi bahaya narkoba.

"Kami tadi sudah bicara panjang lebar dan mendapat respon yang positif dari mahasiswa maka dari itu kami harapkan mereka bisa menginformasikan bahaya penyalahgunaan narkoba baik ke keluarga maupun masyarakat tempat tinggalnya," kata dia.

Pihaknya juga berencana menjadikan mahasiswa sebagai people power untuk membasmi narkoba, karena ia berpendapat mahasiswa mempunyai peran besar menetukan arah bangsa Indonesia. (cpw10)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026