
Sebagian Warga Padang Batal Shalat Idul Adha
Rabu, 23 September 2015 14:49 WIB

Padang, (AntaraSumbar) - Sebagian dari warga Kota Padang batal melaksanakan shalat Idul Adha 1436 H pada Rabu pagi karena masih belum adanya waktu libur instansi pemerintah dan sekolah.
"Rencananya melaksanakan shalat Ied hari ini, namun karena belum liburnya kantor dan anak masih sekolah maka ditunda hingga besok," kata salah seorang warga Kecamatan Kuranji Rozawati, di Padang, Rabu.
Dia menyayangkan batalnya berlebaran Rabu ini karena telah menyiapkan hidangan lebaran sehari sebelumnya.
Selain itu dirinya pun telah berniat untuk melaksanakan shalat Ied bersama keluarga Rabu ini.
"Tidak afdol bila hanya satu anggota saja yang shalat sementara yang lain harus sekolah dan kerja," ucapnya.
Terkait ketetapan pemerintah bahwa shalat Ied diselenggarakan pada Kamis (24/9), dia mengaku mengetahuinya.
Namun karena Mesjid yang ada di dekat rumahnya akan menyelenggarakan shalat pada Rabu, dia mengikutinya.
"Kaget juga awalnya mesjid tersebut akan shalat Ied Rabu entah kenapa membatalkannya jadi Kamis," katanya.
Sementara itu ketua pengurus Mesjid Baitussalam Kecamatan Lubuk Kilangan Azis Chan mengatakan bahwa pihaknya ikut memindahkan jadwal shalat Ied dari Rabu menjadi Kamis.
Alasan pemindahan ini untuk menyetarakan jadwal Wukuf di Arab Saudi yang mulai dilaksanakan pada Rabu waktu setempat.
Menurutnya hal ini telah sesuai dengan rukun Shalat Ied yakni melaksanakannya setelah Wukuf.
"Semula akan mengikuti Muhammadiyah pada Rabu, namun adanya jadwal Wukuf Rabu akhirnya kami mengikuti ketetapan pemerintah pada Kamis," ucapnya.
Sementara itu sebelumnya Kementerian Agama melalui menterinya Lukman Hakim saifuddin mengimbau kepada warga untuk menghormati sertiap pelaksanaan shalat Ied yang berbeda dari beberapa aliran dan ormas Islam di Indonesia. (*)
Pewarta: M R Denya Utama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
