Logo Header Antaranews Sumbar

Daftar Tunggu Haji Sumut Capai 90.738 Orang

Senin, 7 September 2015 19:58 WIB
Image Print

Medan, (AntaraSumbar) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengatakan daftar tunggu haji di Sumut yang mencapai 90.738 orang sehingga diharapkan kuota haji untuk daerah itu pada 2016 ditambah minimal 25 persen dari jatah 2015.

"Pemprov Sumut berharap Komite III DPD RI membantu memperjuangkan harapan Sumut itu. Tahun depan, Sumut berharap kuota Haji Sumut akan bertambah menjadi 8.234 orang atau naik 25 persen dari 2015 yang masih 6.588 orang," kata Pelaksana tugas Gubernur Sumut H T Erry Nuradi di Medan, Senin.

Dia mengatakan itu pada pertemuan dengan Komite III DPD RI yang dipimpin ketua H Hardi Selamat Hood.

Menurut Erry, penambahan kuota diperlukan untuk mengurangi "waiting list" atau daftar tunggu calon haji provinsi itu yang terus bertambah atau sudah mencapai 90.738 orang.

Pemprov Sumut, berharap penambahan kuota haji Sumut itu bisa dilakukan mengingat pada tahun 2016 renovasi Masjidil Haram akan selesai sehingga diyakini bisa menampung jamaah lebih banyak.

Plt Gubernur itu juga meminta Komite III DPD RI memberi masukan ke pemerintah agar ke depannya ada prioritas bagi warga yang belum menunaikan ibadah haji dan khususnya yang sudah tua.

"Kebijakan itu untuk memberikan rasa keadilan di tengah keterbatasan kuota haji," katanya.

"Penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional dan menjadi tanggung jawab pemerintah," katanya.

Hal itu sesuai amanat di dalam Undang-Undang Nomor 13 tahun 2008 tentang penyelenggaraan ibadah haji.

"Gubernur sebagai koordinator di tingkat provinsi mempunyai peran dan fungsi dalam mengkoordinasikan penyelenggaraan ibadah haji, sedangkan para bupati dan wali kota selaku koordinator di kabupaten/kota," katanya.

Erry menegaskan, Pemprov Sumut sendiri terus meningkatkan perhatian kepada calon jamaah haji mulai sejak masuk asrama haji dengan memberikan fasilitas serta turut membantu memberikan rasa nyaman dari fasilitas yang ada di asrama.

"Meskipun pelayanan kepada jamaah calon haji di embarkasi Medan termasuk yang terbaik, namun diakui masih banyak fasilitas di Asrama Haji Medan yang perlu dibenahi khususnya karena bangunan dan fasiltasnya sudah lama atau tua," katanya.

Kelemahan di Asrama Haji Medan perlu segera mendapatkan perhatian serius.

Ketua Komite III DPD RI H Hardi Selamat Hood mengatakan bahwa tujuan Komite III DPD RI ke Pemprov Sumut untuk membahas dan mencaritahu khusus tentang persoalan haji.

Menurut DPD RI, katanya ada empat persoalan yang harus diatasi pada persoalan haji.

Yang pertama adalah masalah adminitrasi yang dapat membuat calon haji merasa tertekan secara psikologis, walaupun akhirnya mereka semua dapat diberangkatkan.

Masalah lain adalah masalah transportasi terutama ketika berada di "Tanah Haram" apakah para jamaah haji dapat bershalawat tepat waktu dan seuai dengan keinginan jamaah.

Kemudian, masalah akomodasi dan konsumsi.

"Untuk itu, Tim DPD mencaritahu permasalahan haji di Makasar dan Medan," ujar Hardi.

Untuk selanjutnya, berdasarkan informasi dari daerah, tim akan membuat laporan yang akan disampaikan kepada Kementerian Agama untuk dijadikan evaluasi dan perbaikan dalam pelayanan calon dan jamaah haji. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026