
Padang Panjang Butuh 600 Ekor Sapi Kurban
Senin, 7 September 2015 18:03 WIB

Padang Panjang, (AntaraSumbar) - Masyarakat Kota Padang Panjang, Sumatera Barat membutuhkan sekitar 600 ekor lebih sapi untuk keperluan hewan kurban pada Lebaran Idul Adha 1436 Hijriah.
"Kami memperkirakan kebutuhan hewan kurban itu tidak jauh dengan tahun sebelumnya yang mencapai 604 ekor," kata Kepala Dinas Pertanian Padang Panjang Candra di Padang Panjang, Senin.
Kebutuhan sapi kurban masyarakat itu, kata dia, sesuai dengan jumlah lokasi penyembelihan hewan kurban yang ada di Padang Panjang.
Lokasinya ada di sekitar 72 titik yang tersebar di 16 kelurahan yang ada di Padang Panjang. Rata-rata satu lokasi menyembelih empat sampai delapan ekor sapi, sebutnya.
Besaran jumlah sapi yang dibutuhkan untuk hewan kurban tersebut tidak bisa dipenuhi oleh daerah itu dengan rendahnya tingkat populasi sapi pedaging yang ada di Padang Panjang tersebut.
Sekitar 90 persen sapi kurban di datangkan dari luar daerah, mengingat minimnya sapi pedaging di Padang Panjang ini," ujarnya.
Kurangnya stok sapi untuk kurban di Padang Panjang disebabkan masyarakat di kota yang berjuluk "Serambi Mekah" itu banyak yang memelihara sapi perah.
"Selain itu, masyarakat di sini (Padang Panjang) juga jarang yang memelihara sapi betina, sehingga pertumbuhan populasi ternak sapi tidak signifikan," katanya.
Selain dominan memelihara sapi jantan tambahnya, lahan untuk beternak juga menjadi kendala mengingat luas lahan di Padang Panjang itu terbatas.
Sementara untuk mendapatkan sapi dari luar daerah, masyarakat atau panitia kurban hanya menghubungi "tauke" sapi (agen penyalur sapi), tanpa harus membeli langsung ke pemilik sapi.
"Kebiasaan masyarakat atau panitia masjid membeli hewan kurban melalui tauke sapi saja. Dan tauke itu langsung mengantarkan sapi ke lokasi pemotongan beberapa hari menjelang hari H pemotongan," jelasnya. (*)
Pewarta: Zulham Beni Kusuma
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
