Logo Header Antaranews Sumbar

Penguni Lapas Lubuk Basung Agam Berkelahi

Rabu, 5 Agustus 2015 17:55 WIB
Image Print

Lubuk Basung, (AntaraSumbar) - Penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Lubuk Basung, Kabupaten Agam diduga berkelahi setelah apel pagi, Rabu sekitar pukul 7:30 WIB.

Akibatnya, satu tahanan titipan majelis hakim atas nama Ismadir (37), dibawa oleh Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Lubuk Basung Edwin, ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung untuk mengobati luka pada bagian kepalanya.

"Ismadir kami bawa ke RSUD Lubuk Basung, setelah mendapat informasi dari pihak Lapas Kelas II Lubuk Basung," kata Edwin saat berada di RSUD Lubuk Basung.

Ia menambahkan, Ismadir merupakan tahanan kasus perkelahian dan ia dititipkan di Lapas Kelas II Lubuk Basung oleh majelis hakim.

Untuk mengatasi agar ini tidak terulang, Ismadir akan dipindahkan ke Lapas Maninjau untuk keamanan yang bersangkutan.

"Saat ini kasus dalam proses sidang dan dalam waktu dekat akan diputuskan oleh majelis hakim," katanya.

Pada kesempatan itu, Ismadir mengatakan, pihaknya yang merupakan penghuni kamar 11, diserang sekitar empat narapidana yang menghuni kamar sembilan setelah apel pagi sekitar pukul 7:30 WIB.

Penyerangan yang dilakukan ini atas kesalahpahaman, sementara ia tidak pernah melakukan perbuatan yang dituduhkan oleh sekelompok narapidana itu.

"Saya tidak pernah berbuat apa yang telah dituduhkan kawan-kawan yang berada di kamar sembilan itu. Tiba-tiba mereka langsung menyerang saya dan sebelumnya saya telah menyampaikan kepada mereka bahwa tidak saya memberitahukan informasi itu," katanya.

Saat kejadian itu, 17 narapidana penghuni kamar 11 yang merupakan titipan majelis hakim, tidak bisa berbuat banyak.

Melihat kondisi ini, kakak Ismadir yang merupakan penghuni kamar 11 mencoba untuk melerai, sehingga empat narapidana tersebut menghentikan serangan.

Kepala Lapas Kelas II Lubuk Basung, Irwan, saat dikonfirmasi melalui via telepon, nomor telepon genggam miliknya tidak aktif. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026