Logo Header Antaranews Sumbar

Sheikh As-Sudais: Perluasan Mataf Takkan Pengaruhi Aliran Air Zamzam

Selasa, 8 Januari 2013 19:58 WIB
Image Print

Makkah, (ANTARA/IINA) - Ketua Umum Urusan Dua Masjid Suci mengumumkan bahwa pekerjaan pembongkaran yang sedang berlangsung sebagai bagian dari perluasan "mataf" --tempat thawaf di sekeliling Ka'bah-- sejauh ini telah mencapai 70 persen dari seluruh pekerjaan. Itu juga menunjukkan pelaksana kegiatan baru tersebut akan melakukan kajian luas yang akan dimulai dalam dua pekan ke depan. Sheikh Abdul Rahman As-Sudais, Kepala Lembaga tersebut, mengatakan proyek besar itu adalah tantangan utama bagi potensi terbesar di bidang keahlian rekayasa, teknis dan keuangan setelah penyelesaian sekitar 70 persen pekerjaan pembongkaran di sisi timur dan timur-laut Masjidil Haram. "Sisa pembongkaran akan dituntaskan dalam waktu dua pekan dan kemudian pengerjaan konstruksi fondasi baru akan segera dimulai," kata Sheikh As-Sudais sebagaimana dilaporkan IINA, yang dipantau ANTARA di Jakarta, Selasa malam. Ia menegaskan kenyataan bahwa studi besar telah dilakukan untuk memastikan kuantitas dan kualitas air Zamzam yang mengalir ke dalam sumur Zamzam tidak terpengaruh. Selain itu, juga diupayakan untuk menghindari kekeliruan apa pun yang dapat mengakibatkan perubahan lingkungan pada cekungan Lembah Ibrahim serta daerah sekitarnya dan di dekat sumur Zamzam sendiri. Sheikh As-Sudais mengatakan selama kunjungan pemeriksaannya atas proyek tersebut baru-baru ini bahwa tindakan yang dilakukan Ketua Urusan Dua Masjid Suci terhadap sumur Zamzam berbarengan dengan meningkatnya permintaan akan air Zamzam. Itu berjalan beriringan dengan penyelesaian proyek perluasan Masjidil Haram dan daerah di sekelilingnya. Sheikh As-Sudais juga menyatakan pemeriksaan pemompaan dan kajian terhadap air Zamzam dilakukan sebelum dan setelah pelaksanaan proyek perluasan --di bawah pengawasan lembaga kajian geologi melalui kerja sama dengan Ketua. Ditambahkanya, tak ada dampak lingkungan hidup pada kualitas air atau jumlah aliran di bagian persimpangan lembah dengan proyek perluasan. As-Sudais meminta kontraktor proyek itu menggandakan upaya guna memastikan kecepatan penyelesaian pekerjaan pada tahap pertama perluasan, sebelum datangnya Bulan Suci Ramadhan pada awal Juli. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026