
Gedung Sekolah MTsN Padang Panjang Terbakar

"Akibat peristiwa itu kami mengalami kerugian sekitar Rp150 juta," kata Kepala Sekolah MTsN Padang Panjang Edi Mardapuli di Padang Panjang, Kamis.
Dia mengatakan peristiwa naas yang menimpa sekolah yang dipimpinnya itu, tidak diketahui sumber apinya yang sudah menghanguskan sejumlah surat-surat dan dokumen penting lainnya.
"Asal api tidak diketahui, karena masyarakat mengetahui api sudah membesar," sebutnya.
Hal yang sama juga dikatakan majelis guru MTsN Padang Panjang, Tarmizi. Api sebut dia, sudah menjilati sebagian besar ruangan majelis guru tersebut.
"Kami mengetahui kondisi ruangan majelis guru sudah dijamah si jago merah malam itu dan tidak diketahui asal api yang sebenarnya," ungkapnya.
Tak lama kemudian kata dia, tim dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang Panjang menurunkan mobil pemadam ke lokasi kejadian.
Bersama masyarakat, tim pemadam kebakaran lengkap dengan peralatan berupaya memadamkan api, hingga akhirnya api bisa dipadamkan sekitar pukul 01.30 Wib.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemadam Kebakaran, Kasimin mengatakan, regu pemadam kebakaran yang dipimpinnya itu mendapatkan informasi setelah api mulai besar di lokasi MTsN tersebut.
Kami menurunkan tiga unit mobil pemadam. Tak selang lama tim bersama masyarakat bisa memadamkan api yang meluluhlantakkan ruangan majelis guru MTsN itu," ujarnya.
Hingga kini, peristiwa naas yang menimpa salah satu sekolah favorit di Sumbar itu, masih diselidiki oleh pihak berwajib. (*)
Pewarta: Zulham Beni Kusuma
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
