Logo Header Antaranews Sumbar

Mesir akan Lakukan Perombakan Kabinet

Minggu, 6 Januari 2013 19:07 WIB
Image Print

Kairo (ANTARA/ AFP) - Pemegang jabatan Menteri Dalam negeri dan Menteri Keuangan diperkirakan mengalami pergantian terkait perombakan kabinet yang dilakukan oleh pemerintah Mesir yang akan diumumkan pada Minggu, berdasarkan laporan kantor berita MENA. Menurut laporan MENA pada Sabtu (5/1) kemarin, Menteri Keuangan Mumtaz al-Said yang melakukan pembicaraan dengan organisasi Dana Moneter Internasional (IMF) terkait pinjaman senilai 4,8 juta dolar akan digantikan oleh ekonom El-Morsi El-Sayed Hegazy. Sementara itu, menurut sumber dari kementerian, Menteri Dalam Negeri Ahmed Gamaleddin akan digantikan oleh Jenderal Polisi Mohammed Ibrahim, dan salah satu wakilnya menggantikan tugasnya sebagai penanggung jawab penjara. Diperkirakan, masih ada delapan kementerian yang akan mengalami perombakan, diantaranya Kementerian Penerbangan Sipil, Kementerian Komunikasi, Kementerian Kelistrikan, Kementerian Lingkungan, Kementerian Pengembangan Wilayah dan Kementerian Transportasi. Presiden Islamis Mohamed Morsi pada 26 Desember 2012 lalu mengatakan akan melakukan perombakan kabinet kepemerintahan yang dipimpin oleh Perdana Menteri Hisham Qandil, menyusul persetujuan yang tercantum dalam referendum konstitusi baru Mesir. Morsi menyatakan perombakan tersebut bertujuan mengatasi kondisi perekonomian negara yang bermasalah dengan defisit anggaran dan jatuhnya nilai mata uang nasional Pound Mesir. Berdasarkan laporan MENA, pengisi kabinet baru Mesir akan diambil sumpah jabatan pada Minggu. Sebelumnya, dua menteri telah mengundurkan diri sejak akhir Desember 2012, yang sekaligus menandakan adanya perpecahan dalam kabinet Qandil. Menteri Hukum dan Parlemen Mohammed Mahsoub mengundurkan diri dari jabatannya pada 27 Desember 2012, dua hari setelah pengunduran diri yang dilakukan oleh Menteri Komunikasi Hany Mahmud. (*/wij)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026