Logo Header Antaranews Sumbar

Gubernur Lepas 5.000 Mahasiswa KKN

Selasa, 19 Mei 2015 20:33 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno melepas 5.000 mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata berupa Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat di aula Kampus Unand Limau Manis, Padang, Selasa.

"KKN mahasiswa merupakan sesuatu yang amat penting dalam menumbuhkan pengalaman lapangan bagi setiap mahasiswa dalam mengembangkan diri, menyesuaikan diri dan pengabdian sesuai dengan dinamika kehidupan yang berkembang di tengah masyarakat," katanya.

Menurutnya, program KKN tersebut ikut mendorong pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan pembangunan.

"Pemberdayaan masyarakat merupakan sesuatu yang penting dalam memajukan dan meningkatkan pembangunan di daerah, karena itu mahasiswa diharapkan dapat ikut mendorong masyarakat menumbuhkan kegiatan pembangunan di daerah," ujarnya.

Meski demikian dia mengingatkan mahasiswa untuk bisa menyesuaikan diri dengan keadaan masyarakat tempat mereka ditempatkan.

"Masih ada daerah di Sumbar yang belum terjangkau secara maksimal dalam kegiatan pembangunan dan masyarakatnya juga masih kuat dalam budaya dan tradisi. Diharapkan mahasiswa yang KKN dapat menyesuaikan diri secara baik," katanya.

Dia menegaskan, pelaksanaan kegiatan KKN-PPM tersebut untuk mengimplementasikan program pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan, baik pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan pemerintah kota dengan menerapkan ilmu pengetahuan dan pendidikan.

Rektor Unand Prof Dr Werry Darta Taiful dalam kesempatan itu juga menyampaikan, mahasiswa yang ikut KKN tahun ini di Indonesia berjumlah 5,4 juta orang.

"Lima ribu diantaranya adalah mahasiswa di Sumbar dan 2.080 diantaranya adalah mahasiswa Unand," katanya.

Menurutnya, KKN dengan turun langsung ke masyarakat penting untuk pengembangan wawasan dan pengembangan diri mahasiswa untuk menjadi sosok yang lebih matang baik dari sisi keilmuan maupun dari sisi kemasyarakatan.

"Ini adalah kesempatan baik bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri," katanya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026