
PBB Pasang Target Logis pada Pilkada dan Pemilu
Senin, 27 April 2015 14:57 WIB

Jakarta, (Antara) - Petinggi Partai Bulan Bintang (PBB) menegaskan pihaknya menetapkan target yang logis pada ajang pemilu mendatang, baik tingkat daerah maupun nasional.
"Pilkada 2015 ini dan Pemilu 2019 mendatang target kami bersifat logis saja," kata Ketua Majelis Syuro PBB MS Kaban saat dihubungi di Jakarta, Senin.
Untuk pilkada yang akan dilangsungkan pada tanggal 9 Desember 2015, Kaban menjelaskan PBB akan berlaga di 70 kabupaten/kota dan merekomendasikan 25 nama dengan tiga diantaranya adalah kader internal partai.
"Dan yang lainnya adalah tokoh masyarakat yang punya kapabilitas," ucap Kaban.
Kaban mengatakan 70 kabupaten/kota yang menjadi ajang berlaga partai berlambang bintang dan bulan sabit tersebut adalah daerah yang hanya ada kader PBB dalam lembaga legislatif setempat.
"Yang tidak ada kursinya ya tidak ada calon atau rekomendasi," ujarnya.
Sedangkan untuk Pemilu pada tahun 2019, Kaban mengatakan target dari PBB adalah bertahan dengan masuk ke dalam parlemen di Senayan seperti periode 1999-2004 dan 2004-2009.
"Sebagai parpol kami berharap pada 2019 ini bisa survive lah. Dalam arti kata masuk ke parlemen, dengan mendudukan kader partai di DPR," kata Kaban.
Sementara itu, Ketua Umum PBB periode 2015-2020 Yusril Ihza Mahendra juga mengungkapkan hal yang senada ketika ditanyai target partai ke depannya mengingat tidak ada perwakilan PBB dalam DPR RI saat ini.
"Target yang terpenting bagi saya adalah membuat PBB kembali mempunyai kursi di DPR RI," kata Yusril saat ditemui seuaai Muktamar IV PBB di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Minggu (26/4).
Lalu, kata dia, terkait pelaksanaan pilkada pada akhir tahun ini, dirinya yakin partai pimpinannya itu akan berbicara banyak dalam ajang tersebut.
"Meskipun partai tak punya keterwakilan di DPR, sejumlah kader PBB berhasil menduduki kursi dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD). Modal ini tentunya akan mempengaruhi konstelasi politik di daerah," katanya.
Dia juga menambahkan bahwa dirinya positif akan maju dalam bursa calon presiden saat pilpres 2019. "Ini juga tujuannya memupuk semangat partaiuntuk memastikan punya calon presiden saat Pilpres 2019," katanya. (*)
Pewarta: Ricky Prayoga
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
