Logo Header Antaranews Sumbar

Pengamat: Jangan Abaikan Modal Sosial Hadapi MEA

Rabu, 22 April 2015 21:39 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - Pengamat sosial Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Prof Nursyirwan Effendi mengingatkan dalam menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) jangan sampai mengabaikan kesiapan modal sosial.

"Kita sering berpikir terlalu umum, saat membahas masyarakat ekonomi ASEAN yang disinggung selalu soal ekonomi, padahal persiapan modal sosial juga penting," ucap dia di Padang, Rabu.

Ia menyampaikan hal itu pada focus group discussion atau grup diskusi terbatas dengan tema "Tokoh Bicara Sumatera Barat" yang diselenggarakan FISIP Unand dan Kantor DPD RI Perwakilan Sumbar.

Menurut dia Indonesia punya modal sosial dan budaya yang kuat sebagai bekal menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN seperti keramahan dan kekayaan budaya.
Pilar masyarakat ASEAN ada tiga, pertahanan dan keamanan, sosial dan budaya serta ekonomi, tapi selama ini kita luput mempersiapkan aspek sosial dan budaya, ucap dia.

Ia mengatakan negara-negara yang ada di ASEAN memiliki kesamaan budaya dan itu perlu dipelajari agar suatu saat orang Indonesia ingin bekerja di Vietnam dan negara lainnya dapat lebih mudah beradaptasi.

Nusyirwan menceritakan ada mahasiswa Vietnam yang datang ke Universitas Andalas Padang untuk belajar Bahasa Indonesia, tujuannya kalau mereka bekerja di Indonesia akan lebih mudah.

"Coba bayangkan, jika ada orang dari negara tetangga yang datang bekerja ke Tanah Air mereka menguasai budaya Indonesia tentu akan mudah beradaptasi," ujar dia.

Ia menambahkan mungkin secara ekonomi ada beberapa negara yang juga belum siap menghadapi masyarakat ASEAN, namun mereka mempersiapkan aspek lain dengan belajar kebudayaan negara-negara yang ada di Asia Tenggara.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menegaskan Indonesia akan terus memegang komitmen dalam mewujudkan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, dengan catatan MEA dapat memberikan manfaat dan keuntungan bagi pembangunan ekonomi seluruh negara anggota. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026