
Accenture : Perkembangan Teknologi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Rabu, 22 April 2015 06:54 WIB

Jakarta, (Antara) - Managing Director Accenture Strategy ASEAN Alison Kennedy menyampaikan perkembangan teknologi yang semakin pesat mampu mendukung pertumbuhan ekonomi.
"Kita tahu saat ini dunia saling terhubung dan sektor bisnis lebih terdukung oleh adanya teknologi. Pelaku bisnis bisa dengan mudah memperluas bisnisnya melalui pesan singkat, ini sangat dinamis," kata Alison di Jakarta, Selasa.
Ketika ditemui di sela-sela acara World Economic Forum 2015 ia memaparkan, secara umum di ASEAN terdapat tantangan pada sektor teknologi yaitu berupa kurangnya kesadaran pada potensi teknologi sebagai pendukung laju pertumbuhan ekonomi.
Kurangnya perencanaan yang baik dalam pengembangan teknologi digital dikhawatirkan akan menghambat pertumbuhan bisnis dan ekonomi di ASEAN, tukasnya.
"Banyak orang yang tidak mengerti bahwa saat ini dunia mengalami perubahan radikal. Mereka tidak mampu memprediksi hal tersebut," ujar Alison.
Sedangkan untuk Indonesia, tantangan yang dihadapi di Indonesia ialah terbatasnya kapasitas spektrum dan "broadband", ujarnya menjelaskan.
"Dengan spektrum yang terbatas, penggunaan akses digital yang berkaitan dengan bisnis terhambat. Seperti analisa bisnis, konektivitas dengan karyawan dan sebagainya tidak bisa dilakukan," kata wanita yang sudah lebih dari 20 tahun berkarir di Accenture itu.
Dia berpendapat, pemerintah juga harus memperhatikan pengembangan infrastruktur digital selain infrastruktur fisik, karena dengan spektrum yang luas maka kesempatan bisnis semakin besar.
Dukungan terhadap infrastruktur dirasa perlu, mengingat pelaku bisnis di Indonesia juga memiliki pandangan positif dalam menghadapi pasar Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
"Bagi pebisnis lokal memandang positif MEA. Hasil survey yang kami lakukan ini mengejutkan, karena sangat berbeda dengan apa yang diberitakan di media," kata Alison.
Menurut dia, optimisme tersebut muncul akibat adanya pandangan bahwa dengan adanya MEA maka peluang bisnis di dalam dan di luar negeri akan jauh berkembang dibandingkan negara lain di Asia Tenggara. (*/sun)
Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
