Logo Header Antaranews Sumbar

Gunung Marapi Kembali Meletus

Selasa, 14 April 2015 22:46 WIB
Image Print

Bukittinggi, (Antara) - Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), kembali meletus pada Senin (13/4). Letusan tersebut terekam satu kali pada pukul 03.23 WIB pada hari Senin 13 April 2015, dengan amplitudo 2 milimeter, dengan menimbulkan gempa 31 detik, ujar Petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi Sumbar, di Bukittinggi, Warseno, Selasa. Ia mengatakan, letusan tersebut tergolong letusan kecil dan tidak berpengaruh bagi aktivitas masyarakat yang tinggal di kaki Gunung Marapi. Ia mengatakan, pihaknya belum menerima laporan masyarakat tentang adanya hujan abu di sekitar pemukiman masyarakat, terkait terjadinya letusan itu. Menurutnya, aktivitas letusan Gunung Marapi baru terjadi pada April 2015, setelah terjadi letusan pada November 2014. Selama Desember 2014 hingga Maret 2015, Gunung Marapi sama sekali tidak pernah mengalami letusan, sebutnya. Ia mengatakan, dari data Pos PGA Marapi Sumbar, tercatat Gunung Marapi mengalami empat kali letusan. Namun sebagian besar letusan itu tidak bisa dipantau secara visual, karena cuaca gelap dan terjadi pada malam hari. Letusan pertama terjadi pada 7 April 2015 sekitar pukul 05.15 WIB, dengan amplitudo enam milimeter, dengan lama gempa 21 detik. Pada tanggal yang sama, letusan kedua terjadi pada pukul 09.24 WIB dengan amplitudo enam milimeter, dengan lama gempa 30 detik, jelasnya. Pada 12 April 2015, Gunung Marapi kembali meletus. Letusan itu terjadi pada pukul 19.31 WIB dengan amplitudo empat milimeter dengan lama gempa 18 detik, lanjutnya. Dan terakhir, Gunung Marapi meletus Senin (13/4) pukul 03.23 WIB dengan amplitudo dua milimeter, lama gempa 31 detik. Dengan meningkatnya aktivitas letusan Gunung Marapi, pihaknya mengingatkan kepada masyarakat sekitar dan seluruh pendaki Marapi untuk tidak beraktivitas pada radius tiga kilometer dari puncak Marapi. (*/cpw6)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026