Logo Header Antaranews Sumbar

Sock Hadapi Querrey pada Final Houston

Minggu, 12 April 2015 13:09 WIB
Image Print

Houston, AS, (Antara/AFP) - Jack Sock mencapai final pertamanya pada turnamen ATP pada Sabtu (Minggu WIB) setelah mencatat kemenangan dua set langsung atas unggulan ketiga Kevin Anderson di Houston, untuk membuat pertarungan final antara sesama petenis Amerika Serikat dengan Sam Querrey. Sock membutuhkan satu jam dan 33 menit untuk mengalahkan petenis Afrika Selatan Anderson 7-6 (7/3), 6-3. Unggulan delapan Querrey mengatasi penundaan pertandingan akibat hujan untuk mengalahkan juara bertahan dan unggulan keenam Fernando Verdasco 7-5, 2-6, 6-4. Meskipun Sock hanya dapat mengeksekusi satu dari sembilan kesempatan "break", itu sudah cukup saat dia melepaskan tujuh "ace" dan memenangi 77 persen dari total angka servisnya. Petenis 22 tahun yang kini menempati peringkat 46 dunia sudah kembali lagi ke penampilannya yang tangguh setelah mengalami cedera panggul yang membuat dia harus istirahat pada Januari dan Februari. Kemenangannya atas petenis peringkat 16 Anderson menandai kemenangan ketiganya atas petenis peringkat 20 besar pada 2015 ini dan yang kedua pada pekan ini. Dia menumbangkan unggulan kedua asal Spanyol Roberto Bautista Agut pada putaran kedua. Meskipun dia akan tampil untuk pertama kalinya pada final ATP nomor tunggal, dia sudah tidak asing untuk pertandingan besar. Empat gelar nomor ganda termasuk gelar Wimbledon bersama Vasek Pospisil tahun lalu. Sementara itu Querrey peringkat 42 dunia kembali ke final ATP untuk pertama kalinya sejak dia mengangkat piala di Los Angeles pada 2012. "Akan menjadi pertandingan yang berat, pertandingan yang menarik, melawan Jack," kata Querrey, yang tidak pernah bermain melawan Sock dalam sebuah pertandingan, namun sering berlatih bersamanya. Querrey melepaskan 16 "ace" terhadap petenis peringkat 30 dunia Verdasco, yang gagal untuk bisa tampil ke-20 kali pada final turnamen ATP. Petenis AS itu mencuri angka dari servis lawan untuk unggul 2-1 pada set ketiga dan sedang tertinggal 0-15 saat hujan menghentikan pertandingan selama lebih dari satu jam. Dia kehilangan angka pertama saat pertandingan dilanjutkan dan jatuh pada situasi bahaya dengan tertinggal 0-30, tapi dia berhasil bertahan dan memenangi game tersebut. "Itu seperti kunci set ketiga," kata Querrey, yang akan mengincar gelar kedelapan selama karirnya. "Setelah itu, saya menemukan irama pada servis saya dan itu sudah cukup untuk menyelesaikan pertandingan". (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026