Logo Header Antaranews Sumbar

Pengembangan UMKM Solok Selatan Terkendala Modal

Senin, 23 Maret 2015 16:16 WIB
Image Print

Padang Aro, (Antara) - Pengembangan Usaka Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), terkendala dengan terbatasnya modal, kata pejabat setempat. "Masalah modal memang menjadi kendala utama dalam pengembangan UMKM di Solok Selatan, sementara bantuan dari pemerintah juga tidak ada," kata Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan daerah itu, Sujarno di Padang Aro, Senin. Dia mengungkapkan, pemerintah setempat mencatat sebanyak 1.050 UMKM hingga maret 2015 dan semua mengalami permasalahan permodalan. Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, katanya, UMKM memang menjadi sebuah solusi tetapi dengan keterbatasan modal maka masyarakat juga sulit untuk berkembang. Dia berharap, pihak perbankan di daerah itu lebih memperhatikan pelaku usaha kecil ini dan mempermudah mereka mendapatkan pinjaman untuk mendukung usaha yang mereka miliki. "Kebanyakan masyarakat di Solok Selatan kesulitan dalam hal anggunan dalam mengajukan pinjaman ke perbankan. Kami harapkan pihak bank lebih mempermudah mereka dalam mengajukan pinjaman," ujarnya. Hal ini, katanya, agar perekonomian masyarakat di Solok Selatan bisa terus membaik dan UMKM juga bisa terus tumbuh. Untuk saat ini, katanya, ada program dari PT Semen Padang dan Telkom untuk membantu pelaku UMKM di Solok Selatan. "Mereka akan menajdi mitra dari PT Semen Padang dan Telkom dalam menjalankan UMKM dan ini akan sangat membantu pelaku usaha kecil," katanya. Untuk pelaku UMKM, katanya, yang akan mengikuti kegiatan ini juga mempunyai syarat berupa tidak terikat dengan pihak lain. "Untuk program mitra usaha ini sudah ada 35 pelaku usaha yang dipilih dan mereka akan mengikuti pelatihan," katanya. Dia menambahkan, pemerintah daerah tahun ini hanya memberi pelatihan bagi pelaku usaha kecil berupa pengembangan produk mereka serta menyajikannya semenarik mungkin. "Bantuan berupa dana tahun ini tidak ada. Kami akan memberikan pelatihan pada pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya," tambahnya. (*/rik)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026