Logo Header Antaranews Sumbar

Militer Nigeria Serang Gerilyawan

Minggu, 11 Januari 2015 10:02 WIB
Image Print

Lagos, (Antara/Xinhua-OANA) - Pasukan keamanan Nigeria melancarkan serangan terhadap gerilyawan Boko Haram yang beroperasi di Kota Damaturu di Negara Bagian Kobe, bagian timur-laut negeri itu, kata militer pada Sabtu (10/1). Satu pernyataan yang dikeluarkan oleh Markas Pertahanan Nigeria (DHQ) mengatakan gerilyawan telah melancarkan serangan besar dari berbagai arah terhadap kota kecil itu pada Jumat malam (9/1). Namun tentara segera dikerahkan untuk mematahkan serangan tersebut, yang berlangsung pada malam hari, sehingga merenggut banyak korban jiwa di pihak gerilyawan sebelum mereka mundur. Tapi juga korban jiwa belum bisa dipastikan, kata pernyataan tersebut. Senjata termasuk peledak rakitan dan granat berpeluncur roket disita dari gerilyawan. "Perburuan gerilyawan yang melarikan diri masih berlangsung sementara lima prajurit yang menderita luka serius dalam serangan itu kini dirawat di instalasi medis militer. Walaupun kondisi normal telah pulih, kota kecil tersebut akan diperkuat oleh tentara tambahan," kata pernyataan itu, sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad. Sementara itu, militer juga mengatakan situasi di Baga, Negara Bagian Borno, masih dikaji untuk memastikan tindakan yang tepat yang akan memulihkan hukum, ketenangan dan kondisi normal setelah serangan pada akhir pekan oleh ratusan gerilyawan yang bersenjata berat. Sebanyak 14 prajurit tewas dalam serangan tersebut, sementara lebih dri 30 prajurit yang cedera kini diberikan perawatan medis. Kebanyak mereka yang dinyatakan hilang dalam peristiwa itu telah bergabung dengan kesatuan mereka dalam penataan kembali yang dilakukan sebagai persiapan bagi operasi selanjutnya, kata pernyataan tersebut. "Walaupun beberapa pelaku teror tewas dalam serangan itu dan upaya untuk memukul mundur penyerang, jumlah pasti korban jiwa di pihak sipil belum dipastikan," kata pernyataan militer. Militer Nigeria telah berjanji untuk tidak akan melepaskan Baga dan kota lain, tempat kegiatan teror merajalela. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026