
Intelijen Masyarakat Dorong Kemampuan Militer Nigeria

Lagos, (Antara/Xinhua-OANA) - Pemerintah Nigeria pada Kamis (5/3) menyatakan laporan intelijen dari masyarakat sejauh ini telah meningkatkan kemampuan militer guna secara efektif menghadapi petempur Boko Haram. Beberapa laporan telah sangat membantu militer dan lembaga berwenang lain dalam menjamin kembalinya kondisi normal di berbagai daerah yang dicabik aksi perlawanan, kata Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Madya Adesola Amosu dalam satu taklimat di Ibu Kota Nigeria, Abuja. Menurut dia, kerja sama yang diterima dari rakyat Nigeria telah memberi sumbangan sangat besar pada kemenangan yang saat ini dicapai melawan Boko Haram. "Ini adalah rakyat yang datang dari negara lain dalam upaya merusak kestabilan negara kita," kata Kepala Staf AU Nigeria tersebut kepada wartawan, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi. Ia menambahkan, "Kami memperoleh laporan intelijen yang sangat berharga dari penduduk sipil kami dan kami ingin mereka mempertahankan ini sebab ini adalah negara kita, kita tak memiliki negara lain untuk didatangi." Amosu juga gembira saat melihat tindakan yang dilakukan oleh pemerintah guna memerangi ancaman yang menghadang. Ia mengatakan kerja sama tersebut telah memberi mereka kenyamanan yang sangat besar sebab orang dari dunia bawah tanah itu telah dicegah dengan sangat efektif dari melarikan diri melalui perbatasan. Dalam pandangan Kepala Staf Angkatan Udara Nigeria tersebut, kendali dan komando Boko Haram telah rusak parah. "Kita telah mampu menggangu kegiatan pelatihan mereka, sehingga masalah regenerasi berada di luar jangkauan mereka," ia menambahkan. Nigeria telah menghadapi tantangan keamanan yang drastis dan kacau dalam beberapa tahun belakangan. Krisis itu melanda dalam bermacam bentuk --di masyarakat, dengan dasar agama, politik dan sosial-ekonomi. Banyak orang telah kehilangan nyawa, kebanyakan warga sipil --yang tak berdosa. Kenyataan yang paling mengkhawatirkan ialah selain pembunuhan dan cacatnya warga sipil, yang tak berdosa, kekerasan yang tak pernah berhenti tersebut telah menyebar kepedihan dan ketegangan di dalam kepala warga Nigeria. Markas Pertahanan Nigeria pada Rabu (4/3) berjanji takkan menjadi lunak sampai setiap bagian negeri itu akhirnya terbebas dari gerilyawan fanatik, setelah gelombang keberhasilan belum lama ini melawan petempur Boko Haram. "Kami sadar bahwa perang belum usai dan oleh karena itu militer Nigeria takkan kendur. Tak ada yang dijadikan jaminan. Semua warga Nigeria diajak untuk mempertahankan sikap ini," kata Juru Bicara Pertahanan Nigeria Mayor Jenderal Chris Olukolade dalam satu taklimat di Ibu Kota Nigeria, Abuja. Juru bicara tersebut mengatakan militer Nigeria takkan berpaling atau kendur dari momentum saat ini, yang bergerak untuk menindas pelaku teror bukan hanya di Nigeria tapi juga di seluruh sub-wilayah itu. Olukolade memperingatkan media agar sangat berhati-hati terhadap orang yang sinis dan penyabot yang biasanya tidak senang bahwa perang melawan teror memperlihatkan titik terang. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
