
Saham Pemkot Solok di PT.Balairung Terancam Hilang

Solok, (Antara) - Saham pemerintah daerah Kota Solok, Provinsi Sumatera Barat, yang ada di PT. Balairungterancam hilang dan dilakukan pelelangan.Pasalnya, dari hasil laporan Pemerintah Kota Solok, kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, sampai sekarang saham tersebut belum menuai hasil yang jelas, dan masih merugi.Beranjak dari laporan tersebut, DPRD Kota Solok, mencarikan solusinya, dengan cara mempergunakan uang yang ada pada PT.Balairung dipergunakan untuk pembangunan di daerah setempat.Seperti yang dikatakan anggota Fraksi Golkar Indonesia Raya, H.Dalius mengatakan, sebaiknya saham yang ada di PT.Balairung dilelang dan uangnya dipergunakan untuk pelaksanaan pembangunan dalam daerah Kota Solok.Menurutnya, selain jelas peruntukan dan manfaatnya, anggaran APBD yang berupa saham tersebut dapat bersentuhan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat daerah setempat, katanya.Lebih jauh diterangkannya, adanya saham Kota Solok pada PT.Balairung, dimulai sejak tahun anggaran 2012 lalu, hal teresbut merupakan sebuah kesepakatan bersama dengan daerah tingkat dua lainnya yang ada di Sumatera Barat.Pada saat itu sebanyak Rp2,8 miliar anggaran APBD menjadi sebuah saham pada PT Balairung dengan harapan apa yang telah diberikan dapat membuahkan hasil untuk pendapatan asli daerah (PAD) setempat, namun kenyataannya sampai sekarang pihak pengelola masih merugi.Sementara itu, dari informasi yang didapatkannya perhotelan yang dikelola oleh BUMD Provinsi Sumatera Barat tersebut, sampai sekarang masih memperlihatkan aktifitasnya. (cpw5)
Pewarta: Antara TV
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
