Logo Header Antaranews Sumbar

Inggris akan Tambah Pasukan di Irak

Minggu, 14 Desember 2014 06:09 WIB
Image Print

London, (Antara/AFP) - Inggris kemungkinan akan meningkatkan jumlah pasukannya di Irak untuk misi pelatihan sampai "ratusan", kata Menteri Pertahanan Michael Fallon dalam komentar yang dipublikasikan oleh Daily Telegraph Sabtu. Mereka akan melatih pasukan Irak dan pejuang Kurdi untuk memerangi kelompok garis keras Negara Islam (IS) dan diatur untuk bergabung dengan "pasukan kecil perlindungan" yang disebarkan untuk membela mereka, Fallon menambahkan. "Kami belum selesai jumlahnya - tetapi yang jelas kita sudah mendapat banyak masukan dari Afghanistan bahwa kita dapat membuat tersedia - tetapi kita berbicara sangat rendah jumlahnya ratusan," katanya kepada surat kabar. Inggris saat ini memiliki sekitar 50 personel di Irak untuk melatih pasukan Irak dan Kurdi. Fallon bulan lalu mengisyaratkan peningkatan jumlah pasukan Inggris di Iraq, tetapi ini adalah konfirmasi pertama mengenai jumlah. Dia mengatakan kepada Telegraph, bahwa mereka akan berbasis di empat lokasi - satu di wilayah Kurdi dan tiga orang lainnya lebih dekat ke Baghdad. Mereka cenderung khususnya untuk melatih pasukan lokal mengenai teknik pembuangan bom, keahlian berbagi diperoleh saat berperang di Afghanistan. Inggris mengambil bagian dalam serangan udara pimpinan AS yang bertujuan untuk mengusir para pejuang IS dari bagian-bagian penting di Irak, tetapi tidak bergabung dengan serangan dengan sasaran di Suriah. Pihaknya adalah salah satu anggota utama dari koalisi pimpinan AS yang menginvasi Irak pada tahun 2003 dan menjungkalkan diktator Saddam Hussein. Namun Perdana Menteri David Cameron telah mengesampingkan pengiriman pasukan tempur kembali ke Irak, dalam menghadapi para pemilih yang lelah terhadap perang setelah 13 tahun bertempur di Afghanistan. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026