
Pengerjaan Jalan Amblas Sumbar-Riau Dikebut

Limapuluhkota, (Antara) - Pengerjaan jalan amblas lintas Sumatera Barat (Sumbar) - Riau, di Kilometer 201, Nagari Tanjung Pauh, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluhkota, Sumbar, dikebut agar segera bisa digunakan. "Kita sudah menurunkan delapan buah alat berat untuk melakukan penimbunan gorong-gorong yang sudah dipasang, diusahakan malam ini sudah bisa dilewati," kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluhkota, Rahmadinol, di Pangkalan, Rabu. Jika pemasangan gorong-gorong dan pemadatan tanah sudah selesai, kata dia, jalan bisa dilalui dengan sistem buka-tutup. Percepatan tersebut dilakukan karena sudah didesak oleh seluruh elemen masyarakat di Limapuluh Kota dan perantau di Riau. Sebab amblasnya jalan Sumbar dan Riau tersebut membuat akses putus total, sejak Rabu (19/11) pagi, kecuali pejalan kaki namun harus berhati-hati, katanya. Ruas jalan di Kilometer 201 itu, katanya, memang merupakan salah satu titik rawan di Limapuluh Kota, sehingga curah hujan yang tinggi ditambah desakan air dari sungai membuatnya amblas. Sementara itu, warga setempat, Jamaan (51) meragukan pengerjaan jalan tersebut akan rampung sementara malam ini. "Saya perkirakan baru bisa selesai pukul 01.00 dini hari, karena saya lihat ada retakan baru di seberang jalan arah ke Riau, ditambah cuaca buruk," katanya. Hingga Rabu sore, masih terlihat antrean panjang kendaraan pribadi dan angkutan umum yang menunggu pulihnya jalan tersebut. Sebagian penumpang memilih berjalan melewati jalan yang sedang diperbaiki agar bisa berpindah ke angkutan umum lainnya. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
