Logo Header Antaranews Sumbar

PM Prancis Kutuk Eksekusi "Kejam" Kassig

Senin, 17 November 2014 06:54 WIB
Image Print

Paris, (Antara/AFP) - Perdana Menteri Prancis Manuel Valls Minggu mengutuk eksekusi pekerja bantuan Amerika Serikat Peter Kassig dan beberapa tentara Suriah sebagai "tindakan kejam" yang hanya meningkatkan tekad Prancis untuk memerangi kelompok garis keras Negara Islam (IS) itu. Valls mengatakan dalam satu pernyataan bahwa ia "mengutuk tindakan barbar terbaru ini. Ini memperkuat tekad Prancis untuk bertindak terhadap Daesh di Irak dan Suriah," katanya menggunakan nama lain untuk kelompok IS. Prancis terlibat dalam serangan udara di Irak melawan gerilyawan, namun begitu menolak untuk bergabung dengan Amerika Serikat dalam perang udara melawan IS di Suriah. Kelompok garis keras, yang telah memenggal beberapa orang Barat, Minggu mengaku telah mengeksekusi Kassig serta 18 tentara Suriah dalam sebuah video yang sedang diperiksa oleh para aparat intelijen. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026