Logo Header Antaranews Sumbar

Mantan Menlu Calonkan Presiden Ghana Ketiga Kalinya

Minggu, 19 Oktober 2014 18:52 WIB
Image Print

Accra, (Antara/AFP) - Partai oposisi utama Ghana menominasikan mantan menteri luar negeri Nana Akufo-Addo sebagai kandidat presiden 2016, memberinya kesempatan ketiga kalinya di negara Afrika barat untuk tugas tertinggi itu. Akufo-Addo, yang kalah tipis menghadapi petahana Presiden John Dramani Mahama pada 2012, pada Sabtu memenangkan 94.4 persen suara delegasi dari Partai Patriotik Baru, kata Frederick Tetteh, direktur pemilu Ghana. Tetteh mengumumkan nominasi Akufo-Addo di kerumunan massa yang bersorak-sorai dan musik menggelegar di sebuah taman di pusat ibu kota Accra. Mantan menteri perdagangan Alan Kyerematen dan anggota parlemen Francis Addai-Nimoh berbagi sisa suara delegasi. Setelah kalah dari Mahama dari Kongres Demokratik Nasional dengan 47,7-50,7 persen pada 2012, Akufo-Addo menantang hasil pemilu, tetapi Mahkamah Agung menegakkan hasil mereka. Dia juga mencalonkan diri tetapi gagal tahun 2008 terhadap pendahulu Mahama, John Atta Mills, yang meninggal di masa pemerintahannya pada tahun 2012. Mahama yang menjadi wakil presiden, akhirnya menjadi presiden setelah kematiannya. Mahama memimpin ketika ekonomi memburuk sejak pelantikannya padaJanuari 2013, dengan defisit anggaran yang parah, menjatuhkan harga emas dan menyeret turun produksi minyak lebih rendah dari yang diperkirakan, dari yang dulunya salah satu pertumbuhan tercepat di pasar benua. Pemerintah mengatakan akan mencari bantuan dari Dana Moneter Internasional. (*/WIJ)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026