Logo Header Antaranews Sumbar

PAN Perlu Evaluasi Keterlibatannya di KMP

Senin, 6 Oktober 2014 17:52 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Kaukus Muda Partai Amanat Nasional (PAN) menyerukan pimpinan partai itu perlu segera mengevaluasi keterlibatannya dalam Koalisi Merah Putih. Delianur Hasba atas nama Kaukus Muda PAN di Jakarta, Senin, menyebutkan setidaknya ada dua hal yang mesti dievaluasi dari keterlibatan PAN di Koalisi Merah Putih (KMP), pertama, peran PAN di koalisi itu yang mesti lebih proaktif dan agresif, kedua, substansi dari pilihan PAN berada di luar pemerintah sebagai kekuatan penyeimbang. Kader-kader PAN di Koalisi Merah Putih, katanya, semestinya bisa berperan lebih proaktif dan agresif, jangan hanya menjadi stempel politik dari setiap keputusan politik seperti pada saat pemilihan pimpinan DPR. "Mestinya PAN tidak hanya puas dengan menempatkan kadernya sebagai salah satu pimpinan DPR," katanya. Lantaran tidak proaktif, katanya, membuat Ketua Majelis Pertimbangan Pusat PAN Amien Rais terlibat langsung dalam berbagai lobi teknis di Koalisi Merah Putih. Menurut Kaukus Muda PAN bila elit PAN bisa lebih proaktif dalam perannya, PAN bisa mendudukkan kembali Amien dalam posisinya sebagai penasihat dan tempat kembali partai secara keseluruhan. Hal lain yang perlu dievaluasi adalah substansi PAN bergabung di koalisi itu untuk menjadi kekuatan penyeimbang terhadap pemerintahan Jokowi-JK bukan untuk menyalurkan dendam politik setelsh kekalahan di Pemilu Presiden dan Wapres. "Semangat ini perlu digarisbawahi lebih tebal sehingga langkah politik PAN ke depan tidak hanya berbeda atau tidak setuju dengan kebijakan Jokowi-JK. Bila hanya ingin jegal menjegal pemerintahan yang ada serta menjadi saluran dendam politik, PAN lebih baik pamit dari Koalisi Merah Putih," kata Delianur. Kaukus Muda PAN adalah kader-kader muda PAN seperti Rusli Halim Fadli (Wasekjen DPP PAN dan Ketua Organisasi Otonom PAN, Ketua Umum DPP Penegak Amanat Reformasi Rakyat, dan mantan Ketua Umum DPP Ikatan Muda Muhammadiyah), M. Rodli Kaelani (Ketua Umum DPP Pandu yang juga mantan Ketua Umum PB PMII), Rahmat Kardi (Mantan Ketua Umum GPII), Delianur (mantan Ketum PB PII), Taufik Amrullah (Mantan Ketum PP KAMMI), dan Kuntum Khairu Basa (Ketua Umum DPP Garda Muda Nasional). (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026