Logo Header Antaranews Sumbar

Menpora Buka Kejurnas Panjat Dinding Bukittinggi Cup

Senin, 22 September 2014 17:01 WIB
Image Print
Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo. (Antara)

Bukittinggi, (Antara) - Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo membuka kejuaraan nasional (Kejurnas) panjat dinding Bukittinggi Cup 2014 di Bukittinggi, Senin, yang merupakan rangkaian kegiatan Lintas Khatulistiwa 2014. Kejuaraan panjat dinding dengan total hadiah lebih dari Rp100 juta ini melibatkan atlet-atlet muda potensial asal Sumatra Barat. Mereka berkesempatan beradu ketrampilan dalam memanjat dinding buatan dengan tiga jenis rintangan itu. "Kejuaraan ini merupakan salah satu media untuk mengembangkan kreatifitas pemuda dalam cabang olahraga. Makanya kita harus mendukung penuh kegiatan ini," kata Roy Suryo usai membuka kejuaraan panjat dinding terbesar di Bukittinggi itu. Pembukaan kejuaraan panjang dinding Bakuttinggi Cup 2014 selain dilakukan oleh Menpora Roy Suryo juga didampingi oleh Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno. Selain itu juga didampingi oleh Walikota Bukittinggi dan Bupati Agam. Pelepasan 1.000 balon menandai dibukanya kejuaraan yang mengandalkan ketangkasan dalam memanjat itu. Setelah dibuka, puluhan atlet muda yang sudah terdaftar langsung menjalani perlombaaan sesuai dengan nomor yang diikuti. Pria yang juga ahli telematikan itu berharap, atlet-atlet muda yang turun dalam kejuaraan ini bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya. Apalagi kejuaraan panjang dinding banyak dipertandingkan dipentas internasional. "Semua potensi pemuda harus dimaksimalkan. Begitu juga adalam kejuaraan yang berkaitan dengan Lintas Khatulistiwa 2014," kata Roy Suryo menambahkan. Selain panjang dinding, kejuaraan yang dikemas dalam Festival Olahraga ini juga mempertandingkan olahraga rekreasi seperti tarik tambang. Kejuaraan ini diikuti oleh siswa-siswa sekolah menangah atas yang ada di Bukittinggi. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pameran mobil kuno yang tergabung dalam Persatuan Mobil Kuni Indonesia (PMKI). Sedikitnya ada 45 mobil yang semuanya didatangkan langsung dari Jakarta. Selanjutnya semua peserta akan menuju titik equator di Pasaman, Sumatra Barat, Selasa (22/9). Titik equator di Pasaman merupakan kota terakhir di Indonesia yang dilal i program Lintas Khatulistiwa 2014 yang diprakarsai oleh Kemenpora. Sebelumnya daerah yang dikunjungi adalah Raja Ampat, Ternate dan Pontianak. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026