Logo Header Antaranews Sumbar

Suriah Kutuk Oposisi Karena Kirim Vaksin Tercemar

Jumat, 19 September 2014 19:22 WIB
Image Print

Damaskus, (Antara/Xinhua-OANA) - Kementerian Kesehatan Suriah, Kamis (18/9), mengutuk kelompok oposisi Koalisi Nasional, karena mengirim vaksin campak yang tercemar ke daerah yang dikuasai gerilyawan di Suriah Utara, sehingga menewaskan 15 anak kecil, kata kantor berita SANA. Kementerian tersebut mengutuk apa yang disebutnya "kerja sama" antara Koalisi Nasional Suriah --yang berpusat di Turki-- dan pemerintah di Ankara dalam pengiriman vaksin tercemar kepada warga di daerah yang dikuasai gerilyawan di Provinsi Idlib, Suriah Baratlaut. Ditambahkannya, puluhan anak meninggal akibat kesulitan bernafas gara-gara vaksin yang tercemar itu. Kementerian tersebut mendesak warga di daerah yang dikuasai gerilyawan agar menanah diri dari menggunakan obat tanpa izin yang diselundupkan dari Turki. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Suriah menyebut peristiwa tersebut sebagai "bencana", demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat malam. Kementerian itu menyatakan "kejahatan keji" tersebut patut mendapat pengutukan jelas dari masyarakat internasional, sebab itu adalah "pelanggaran nyata terhadap hak asasi manusia dan hukum internasional". Suriah, melalui kerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia dan lembaga lain kesehatan internasional, telah melancarkan serangkaian vaksinasi di beberapa kota besar Suriah, yang "sangat berhasil", kata kementerian tersebut. Peristiwa itu pertama kali dilaporkan pada Selasa (16/9) oleh kelompok oposisi Observatorium Suriah bagi Hak Asasi Manusia dan kelompok pegiat lain yang menyatakan vaksi tersebut tidak disimpan secara baik sebelum diberikan kepada anak-anak. (*/WIJ)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026