Logo Header Antaranews Sumbar

Norwegia Ingin Kembangkan Hubungan Positif dengan Rusia

Sabtu, 13 September 2014 19:43 WIB
Image Print

Oslo, (Antara/ITAR-TASS-OANA) - Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg ingin mengembangkan hubungan positif dengan Rusia, kata Wakil Ketua Duma (Parlemen) Negara Rusia Ivan Melnikov kepada Itar-Tass Jumat. Melnikov, anggota Partai Komunis Rusia, mewakili Rusia pada Konferensi para Ketua Parlemen Eropa di Oslo. Dia telah melakukan pertemuan informal dengan perdana menteri Norwegia Kamis malam. Perdana Menteri Norwegia mengatakan, memburuknya hubungan dengan Rusia menyebabkan pengangguran lebih tinggi. "Solberg menjelaskan bahwa Norwegia ingin membangun hubungan positif dengan Rusia. Tampaknya dia memastikan bahwa kebijakan sanksi tidak konstruktif terlepas dari siapa yang memulai itu," kata Melnikov. Menurut Melnikov, Norwegia adalah satu negara kecil, yang dibangun menjadi organisasi politik yang terkadang memaksa untuk menari mengikuti irama mereka yang melawan kehendaknya. Norwegia bukan anggota Uni Eropa dan pemerintah Norwegia belum mengumumkan kesiapannya untuk bergabung dengan putaran baru sanksi Uni Eropa terhadap individu Rusia dan badan hukum negara itu. Norwegia, bagaimanapun, secara konsisten bergabung dengan semua tindakan pembatasan sebelumnya, yang dikenakan Uni Eropa terhadap Rusia. Selama kunjungannya baru-baru ini ke Tromso, satu kota di utara Norwegia, yang terburuk terkena larangan Rusia pada impor ikan dan makanan laut Norwegia, Solberg mengatakan bahwa meningkatnya ketegangan dalam hubungan Barat-Rusia memiliki dampak negatif pada kepentingan ekonomi negaranya. Tetapi pemerintah Norwegia merasa berkewajiban untuk mendukung garis sekutu dan mitra, tambahnya. "Kami ingin menjaga hubungan yang konstruktif dan dapat diprediksi dengan Rusia. Tetapi perlu bahwa Rusia harus menginginkan hal yang sama, kata Solberg dalam pidato publiknya di Tromso. Oleh karena itu, katanya, Norwegia akan mempertahankan kerja sama dengan Rusia di bidang-bidang seperti pengelolaan bersama sumber daya ikan. (*/sun)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026