
Produksi Udang Nasional Baru Tercapai 45 Persen

Jakarta, (Antara) - Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Slamet Soebjakto mengatakan target produksi udang nasional semester I 2014 baru mencapai 45 persen dari total target produksi 699 ribu ton. "Capaian produksi semester pertama agak lambat, karena terjadi banjir di beberapa sentra budidaya produksi udang," kata Slamet di sela-sela acara pembahasan program kelautan oleh Bank Dunia dan Organisasi Pangan Dunia (FAO) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta, Senin. Ia mengatakan realisasi produksi semester pertama yang agak tersendat karena faktor alam tersebut dapat diatasi melalui produksi pada semester kedua 2014. Produksi udang pada semester pertama baru mencapai 300 ribu ton dari 699 ribu ton target produksi. "Justru disemester terakhir ini banyak tambak baru yang bisa mengisi kekurangan produksi seperti di Lampung, Sumbawa, Kalimantan Barat dan Sumatera Selatan," katanya. Ia menambahkan faktor iklim dan cuaca di Indonesia sendiri sangat berdampak dalam pembudidayaan, namun Slamet optimis kondisi ini dapat diatasi sehingga target produksi tercapai. Dengan teknologi yang maju disertai penggunaan benih yang bagus, para pembudidaya diharapkan mampu untuk mengatasi kendala yang ada. Pemerintah, kata dia, terus mendorong pembudidaya udang untuk terus meningkatkan produksi udang sebanyak-banyaknya karena mempunyai peluang pasar yang besar di perdangangan internasional. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
