
Pesawat Tempur Sudan Bawa Amunisi Tujuan Tripoli Memasuki Libya

Benghazi, Libya, (Antara/Reuters) - Libya mengatakan satu pesawat transpor militer tujuan bandara Tripoli yang berada di bawah kekuasaan satu faksi bersenjata telah memasuki wilayah udaranya untuk memasok amunisi bagi satu "kelompok teroris", kata satu pernyataan pemerintah, Sabtu. Sudan mengonfirmasikan pihaknya mengirim satu pesawat militer tetapi menambahkan hanya mengangKut satu peralatan bagi pasukan perbatasan Libya-Sudan. Libya dilanda konflik tiga tahun setelah tersingkirnya Muamar Gaddafi sementara kelompok-kelompok bersenjata, sebagian punya hubungan dengan Islam, menguasai Tripoli dan membentuk satu parlemen alternatif dan pemerintah. "Tindakan negara Sudan itu melanggar kedaulatan negara Libya dan melakukan campur tangan dalam urusan dalam negerinya," kata pernyataan Libya itu, dan menambahkan Libya meminta atase militer Sudan meninggalkan negara itu. "Sudan ikut campur tangan dengan mendukung satu kelompok teroris," kata pernyataan itu. Lybia mengatakan pesawat Sudan itu telah bertolak ke bandara Matiga Tripoli dan berhenti mengisi bahan bakar di gurun Kufra Libya dekat perbatasan dengan Sudan. Amunisi ditemukan dalam pesawat itu dalam satu pemeriksaan di bandara Kufra, tanpa mengatakan apakah pesawat masih berada di Kufra. Matiga adalah pangkalann udara miiter yang kini digunakan terutama bagi penerbangan komersil setelah bandara internasional utama Tripoli hancur akibat pertempuran antara kelompok-kelompok bersenjata yang berseteru. Matiga berada dibawah keuasaan satu aliansi antara faksi-faksi yang menentang pemerintah yang dipindahkan ke Tobruk dan daerah timur jauh untuk menghidari aksi kekerasan. "Kami, pemerintah Lybia, mengecam keras bahwa satu pesawat militer Sudan telah memasuki wilayah udara Libya tanpa izin resmi dari pemerintah Libya. Pesawat iru mengangkut amunisi yang tidak memiliki izin yang disahkan oleh pemerintah Libya," kata pernyataan itu. Tetapi Sudan, yang diperintah kelompok Islam, menyebut insiden itu sebagai salah pengertian, dan mengatakan pesawat itu mengangkut peralatan bagi satu pasukan perbatasn Sudan-Libya untuk menangani penyelundupan dan perdagangan manusia. "Pesawat itu tidak mengangkut materi bagi kelompok-kelompok bersenjata di Libya," kata juru bicara militer Sudan Al-Sawarai Khalid kepada stasiun televisi lokal Shorug. Militer Sudan tidak melakukan campurtangan di Libya, dan menambahkan bahwa rakyat Libya dapat mengatasi krisis sekarang tanpa campur tangan pihak luar, katanya. Gaddafi memberikan dana dan pasokan kepada pemberontak di wilayah Sudan barat Darfur tetapi hubungan bilateral kedua negara membaik sejak ia digulingkan. Sudan, seperti halnya negara-negara tetangganya melatih tentara dan perwira militer sebagai bagian dari usaha-usaha internasional untuk meningkatkan kemampuan militer dan polisi. Khartoum juga ikut serta dalam konferensi-konferensi tetangga-tetangga Libya membicarakan dukungan untuk menstabilkan negara produser minyak itu. Sudan Selatan menuduh Sudan yang musuh bebuyutanya pada waktu lalu mempersenjatai pemberontak yang beroperasi diwilayahnya, satu tuduhan yang dibantah Khartoum dan balik menuduh pemerintah Juba (Sudan Selatan) medukung pemberontak Sudan dengan senjata-senjata. (*/WIJ)
Pewarta: Antara TV
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026
