
Demokrat Harapkan KPK Adil Proses Kasus Korupsi

Jakarta, (Antara) - Wakil Sekretaris Jenderal PartaiDemokrat Nurhayati Ali Assegaf menaruh harapan agar KPK bersikap adildalam memroses kasus dugaan korupsi. "Saya melihat, KPK lebih banyak membidik kasus-kasus korupsi yangdiduga melibatkan kader-kader Partai Demokrat," kata Nurhayati AliAssegaf di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu. Nurhayati Ali Assegaf mengatakan hal itu menjawab pertanyaan perssoal penetapan status tersangka dari KPK kepada Menteri Energi danSumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik, yang juga Anggota DewanKehormatan Partai Demokrat. Anggota Komisi I DPR RI ini menegaskan, Partai Demokrat adalahpartai yang menyuarakan pemberantasan korupsi, tapi mengapa KPK banyakmembidik kader Partai Demokrat. "Masih banyak kasus korupsi lainnya, hendaknya KPK jugamembukanya, sehingga ada keadilan," ucapnya. Sementara itu, Ketua Departemen Pemberantasan Korupsi dan MafiaHukum Partai Demorkat Didi Irawadi Syamsuddin mengatakan, PartaiDemokrat menghormati proses hukum dilakukan KPK. Menurut dia, Partai Demokrat sejak awal memiliki sikapmenghormati proses penegakan hukum. "Bagi kami, yang penting Pak Jero Wacik mendapat kesempatan untukmenyampaikan pembelaannya," kata Didi Irawadi Syamsuddin di GedungMPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu. Didi mengatakan, belum mengetahui lebih jauh penetapan tersangkaterhadap Jero Wacik, tapi Partai Demokrat siap memberikan pendampinganjika dibutuhkan. Sebelumnya, KPK menetapkan Menteri ESDM Jero Wacik sebagaitersangka, karena diduga melakukan tindak pidana korupsi terkaitdengan pengadaan proyek di Kementerian ESDM pada 2011-2013. Wakil Ketua KPK, Zulkarnaen mengatakan, KPK sudah menerbitkansurat perintah penyidikan per tanggal 2 September 2014, yaknipeningkatan status menjadi penyidikan atas nama tersangka JW dariKementerian ESDM. (*/sun)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
