
50 Orang Terluka Saat Polisi Bentrok dengan Pemrotes di Islamabad

Islamabad, (Antara/AFP) - Setidaknya 50 orang terluka dalambentrokan antara polisi dan demonstran oposisi di ibu kota PakistanIslamabad, Sabtu, dengan jumlah korban diperkirakan akan meningkat karena pertempuran terus berlanjut. "Kami telah menerima lebih dari 50 luka-luka, kebanyakan dari mereka cedera karena tembakan peluru karet. Tujuh belas di antaranya adalah perempuan," kata Wasim Khawaja, kata seorang juru bicararumah sakit Pakistan Institute of Medical Sciences. Seorang dokter kedua mengatakan tujuh petugas polisi termasuk di antara yang terluka. Bentrokan pecah ketika para pengunjuk rasa telah berkemah di luar parlemen selama dua pekan berusaha menyerbu rumah perdana menteri, dengan menggunakan crane untuk menghapus barikade. Polisi telah menanggapi dengan gas air mata dan peluru karet, sementara paramiliter dan tentara tetap siaga. Para pengunjuk rasa yang dipimpin oleh pemain kriket-berubah-politisi Imran Khan dan Ulama Kanada Tahir ul Qadri, yang keduanya mengklaim bahwa pemilu 2013 melihat Perdana Menteri Nawaz Sharif menyapu kekuasaan karena terjadi kecurangan. Pengamat lokal dan asing mengatakan pemilu yang kredibel, dan para pengulas percaya protes telah dikoordinasikan oleh tentara yang kuat sebagai alat kembali menegaskan dominasinya atas otoritas sipil. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
