Logo Header Antaranews Sumbar

United Ditahan Imbang Sunderland*

Senin, 25 Agustus 2014 05:45 WIB
Image Print

London, (Antara/Reuters) - Manchester United hanya mampu bermain imbang 1-1 di markas Sunderland pada Minggu, yang memberikan nilai pertama mereka di Liga Utama Inggris musim ini untuk Louis van Gaal, mereka terlihat perlu melakukan penambahan kekuatan serta memperbaiki kelemahan-kelemahan di kedua ujung lapangan. Masalah-masalah United dapat terlihat jelas ketika Juan Mata mencetak gol pembuka pada menit ke-17 yang membuktikan peluang mencetak gol yang unik ketika kekurangan mereka dalam mengomandoi permainan di lapangan tengah tereksploitasi saat Jack Rodwell yang tidak terkawal mampu mencetak gol penyama kedudukan. Mereka kini mendapati diri terpaut lima angka dari pemuncak klasemen sementara Tottenham Hotspur, yang pada Minggu mencatatkan kemenangan besar 4-0 atas Queens Park Rangers, yang sekaligus memastikan Harry Redknapp menelan kekalahan beruntun kedua dan hasil yang mengenaskan saat kembali ke bekas klubnya. Pada pertandingan lain yang dimainkan Minggu, Hull City yang tampil pada sebagian besar jalannya pertandingan dengan sepuluh pemain hanya terpaut enam menit dari meraih kemenangan atas Stoke City, namun tim tamu mampu mengamankan hasil imbang 1-1. Keprihatinan yang mendesak Dengan bursa transfer yang mendekati masa-masa penutupan, United mendapat peringatan lain bahwa mereka perlu melakukan investasi yang signifikan dalam tim yang kurang dalam dan perlu menambah daya serang jika ingin memperbaiki peruntungan setelah mimpi buruk pada musim lalu. Mereka kurang penetrasi dalam menyerang dengan sedikit kecepatan atau saat melakukan pergerakan memotong, dan ketika Mata mencetak gol menyusul laju cepat dan umpan silang dari Antonio Valendia, pemain Spanyol itu tidak efektif sebagai pengatur permainan. Saat media Inggris melaporkan bahwa United semakin mendekati kesepakatan dengan pemain sayap Argentina yang bermain di Real Madrid Angel Di Maria, banyak penggemar United mungkin bertanya-tanya apakah kecemasan yang mendesak berada di lini belakang meski bek Marcos Rojo telah tiba pada tengah pekan. Robin van Persie merupakan pemain yang membiarkan Rodwell berlari dan melompat untuk menanduk bola yang berujung pada gol penyama kedudukan Sunderland pada menit ke-30, namun pada para bek tengah Phil Jons, Chris Smalling, dan pemain muda Tyler Blackett, United terlihat kurang memiliki sosok pemimpin. Bagi pelatih baru Van Gaal, yang telah mengklaim bahwa akan diperlukan keajaiban untuk membawa United ke puncak Liga Utama Inggris, hasil tidak maksimal Minggu disebabkan dari lapangan tengah. "Tujuan pertandingan adalah untuk menciptakan lebih banyak peluang dan mencetak gol. Kami tidak menciptakan banyak peluang," kata pria Belanda itu kepada BBC. "Anda harus mengenali perjuangan lawan. Kami telah banyak mencapai Wayne Rooney dan Robin van Persie, namun setelah itu Anda memerlukan dukungan dari para gelandang, dan kombinasinya tidak cukup bagus." Tambal sulam yang mahal Gol dalam jumlah yang banyak tercipta di White Hart Lane ketika para pemain menebus kesalahan-kesalahan yang bernilai fatal pada musim lalu dengan meraih kemenangan 4-0. Nacer Chadli, salah satu pemain tambal sulam mahal pada musim lalu yang direkrut ketika Gareth Bale pindah ke Real Madrid, mencetak gol pertama dan ketiga Tottenham, sedangkan pemain termahal mereka Erik Lamela memainkan peran penting sebagai pengatur permainan. Eric Dier mendapat keuntungan dari tendangan sudut Lamela untuk mencetak gol kedua Tottenham, mencetak gol untuk kedua kalinya dalam dua pekan, dan Emmanuel Adebayor melengkapi kemenangan Spurs dengan penyelesaian mendatar. Bagi Redknapp, yang dipecat oleh Spurs pada 2012 setelah memimpin mereka finis di peringkat keempat di Liga Utama Inggris, ini merupakan pengalaman dengan tiga bek yang ceroboh yang membuat Tottenham dapat mencetak tiga gol dalam 37 menit pembuka. "Kami tidak bermain baik. Kami mendapatkan apa yang layak kami dapatkan, yakni nol. Kami tidak bermain dengan energi yang cukup dan saya pikir kami sedikit kagum kepada Tottenham," kata Redknapp. Hull harus kehilangan James Chester yang mendapat kartu merah pada menit ke-14 saat melawan Stoke, namun mereka membuka keunggulan sebelum turun minum ketika Nikica Jelavic menuntaskan peluang dari jarak dekat setelah tembakan Tom Huddlestone ditepis Asmir Begovic. Harapan-harapan The Tigers untuk meraih kemenangan beruntun di liga untuk pertama kalinya dalam 11 bulan kemudian memudar, ketika Shawcross memasukkan bola ke gawang Hull setelah sepakan Phil Bardsley membentur tiang gawang. Gol penyama kedudukan itu membuat marah pelatih Hull Steve Bruce, yang berasumsi bahwa timnya layak mendapat lemparan ke dalam sebelum timnya kemasukan gol. "Itu membuat saya geram. Itu adalah hal yang mengerikan," ucapnya. "Lemparan ke dalam adalah milik kami dan terang-terangan merupakan milik kami. Hal itu bukan seolah-olah merupakan sentuhan tipuan, para pemuda mereka bahkan tidak tahu bagaimana melakukan lemparan. Anda akan berpikir mereka melakukannya dengan benar, karena itu merugikan kami." (*/sun)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026