Logo Header Antaranews Sumbar

Presiden: Iran Serius Dalam Perundingan dengan P5+1, IAEA

Senin, 18 Agustus 2014 07:01 WIB
Image Print

Teheran, (Antara/IRNA-0ANA) - Presiden Iran Hassan Rouhani Ahad mengatakan bahwa Iran serius dalam perundingan-perundingan nuklir dengan enam negara dunia - yang dikenal sebagai P5+1 dan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA). Dalam pertemuan di Teheran dengan Direktur Jenderal IAEA, Yukiya Amano, Rouhani mengatakan Iran ingin tidak lebih dari hak hukum, termasuk hak untuk pengayaan uranium untuk tujuan damai. Selama 12 tahun terakhir, Badan Tenagar Atom Internasional telah secara teratur mengunjungi fasilitas nuklir untuk keperluan damai Iran dan telah berulang kali mengumumkan bahwa tidak ada tanda-tanda penyimpangan dalam program nuklir negara ini, kata Rouhani. Presiden meminta badan atom PBB untuk tidak memihak dalam menangani kasus nuklir Iran sehingga akan terus diidentifikasi sebagai satu badan internasional yang memainkan peran positif dalam mengakui hak-hak negara dunia untuk menggunakan teknologi nuklir untuk tujuan sipil. Rouhani mencatat bahwa untuk kemajuan itu, Iran membutuhkan teknologi modern, termasuk akses ke teknologi nuklir untuk menghasilkan listrik dan aplikasi di bidang kedokteran, pertanian dan industri. Kepala IAEA, pada gilirannya menghargai kesiapan Iran untuk menunjukkan transparansi dalam program nuklirnya. Amano menyatakan puas dengan kemajuan dalam perundingan dengan Iran, khususnya selama tahun lalu, dan berharap bahwa dengan kesepakatan kerja sama yang ditandatangani oleh Teheran dan IAEA, ambiguitas yang tersisa akan dihapus segera. (*/sun)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026