Logo Header Antaranews Sumbar

Obama Desak Mesir Bebaskan Wartawan Al-Jazeera

Kamis, 7 Agustus 2014 07:15 WIB
Image Print
Presiden Amerika Serikat Barack Obama. (Reuters)

Washington, (Antara/AFP) - Presiden Amerika Serikat Barack Obama pada Rabu menyerukan bagi pembebasan tiga wartawan Al-Jazeera yang dijatuhi hukuman penjara di Mesir karena dugaan mencemarkan nama baik negara. Berbicara pada akhir pertemuan puncak AS-Afrika, Obama mengatakan bahwa Amerika Serikat menegaskan hak wartawan untuk melaksanakan tugas mereka sebagai unsur kritis dari masyarakat sipil. "Dalam masalah khusus wartawan Al-Jazeera, kami telah jelasbaik secara publik maupun pribadi, mereka harus dibebaskan," katanya dalam konferensi pers. Wartawan Australia Peter Greste, Mesir-Kanada Mohamed Fadel Fahmy dan produser Mesir Mohamed Baher dihukum pada Juni karena membantu tokoh-tokoh dalam daftar hitam Ikhwanul Muslimin dan menyebarkan berita palsu yang menggambarkan Mesir seperti berada dalam keadaan "perang saudara." Greste dan Fahmy dijatuhi hukuman tujuh tahun, sementara Mohamed dipenjarakan selama 10 tahun, dalam kasus yang memicu kemarahan internasional. "Iblis menuntun mereka untuk menggunakan jurnalisme dan mengarahkan ke arah kegiatan terhadap bangsa ini," kata pengadilan dalam pernyataan yang menjelaskan keputusannya. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026