
Tidak Ada Lonjakan Penumpang di Gambir

Jakarta, (Antara) - Kepala Humas Daerah Operasi 1 Kereta Api Indonesia Jakarta Agus Komarudin mengatakan pada H-2 Lebaran tidak ada lonjakan penumpang di Stasiun Gambir karena masyarakat memanfaatkan sejumlah stasiun di Jakarta untuk mudik ke kampung halaman. "Tidak ada lonjakan penumpang karena semua merata di setiap stasiun dalam per hari ada sekitar 12.000 penumpang dari 35 perjalanan khususnya di stasiun Gambir," katanya di Jakarta, Sabtu. Ia mengatakan untuk Stasiun Gambir pihak PT Kereta Api Indonesia menyiapkan 30 kereta api reguler dan lima kereta api tambahan guna melayani pengguna jasa transportasi itu di saat arus mudik Lebaran. Dari data yang masuk pada Sabtu (26/7) mulai pukul 05.15 hingga pukul 11.35 WIB, penumpang pengguna jasa kereta api melalui stasiun yang berlokasi di jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, itu lebih kurang 4.887 penumpang. Total jumlah penumpang yang menggunakan jasa kereta api di Stasiun Gambir mulai Jumat (18/7) hingga Jumat (25/7) sebanyak 82.040 orang dan per harinya sebanyak 12.311 orang. Ia menambahkan untuk permintaan jasa transportasi kereta api di wilayah Jakarta, memang tinggi dan tidak memadai dari sarana yang telah disediakan. "Ada 54 kereta api reguler dan 14 kereta api tambahan yang kami sediakan selama masa angkut Lebaran di Jakarta tapi itu tetap saja kurang karena permintaan yang tinggi," katanya. Diterangkannya dari Jumat (18/7) hingga Sabtu (26/7) 2014 ada 269.865 orang yang menggunakan jasa kereta api yang telah diantar dengan tujuan berbagai daerah. Sementara itu, pengguna jasa kereta api di Stasiun Gambir, Arnasya mengatakan ia setiap tahun mudik menggunakan jasa kereta api karena lebih aman dan bebas macet. "Saya senang naik kereta api selain aman dan bebas macet juga tidak perlu antre membeli tiket karena ada sistem online," kata ibu rumah tangga itu saat hendak mudik ke Cirebon, Jawa Barat. (*/sun)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
