
Pertamina Bangun Kios BBM di Jalur Mudik

Jakarta, (Antara) - PT Pertamina (Persero) membangun sejumlah unit kios bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan nonsubsidi di sepanjang jalur mudik Lebaran dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. "Pembangunan kios-kios ini diprioritaskan di jalur alternatif, di mana jumlah SPBU di daerah itu masih kurang," kata Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Ali Mundakir, usai pelepasan peserta mudik bareng di Jakarta,Kamis. Selain itu, kios BBM kemasan ini juga menyediakan jenis BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Pertamax plus. "Daripada membeli BBM eceran dengan harganya mahal, lebih baik memanfaatkan kios ini dengan harga yang sesuai dengan kualitasnya," katanya. Ia mengatakan, pembangunan kios di setiap jalur mudik cukup bervariasi, misalnya jumlah kios di jalur mudik wilayah Jawa Barat sebanyak 27 unit kios, Jawa Timur 27 unit kios, Jawa Tengah sebanyak 37 unit kios dan puluhan kios di jalur mudik Pulau Sumatera. "Jalur mudik di Jawa Tengah ada penambahan 10 titik kios karena amblasnya jembatan Comal sehingga ada pengalihan jalur mudik dari Tegal ke Selatan, dan adanya tambahan kios ini diharapkan masyarakat tidak perlu kuatir untuk mendapatkan BBM," katanya. Menurut dia, BBM kemasan di kios ini sebanyak 10 hingga 20 liter dan kemasan BBM ini juga bisa diisi ulang di SPBU, sehingga pemudik tidak perlu kuatir akan kehabisan BBM di tengah perjalanan. "Pembangunan kios-kios BBM ini untuk menciptakan rasa aman dan nyaman serta meminimalisasi angka kejahatan di jalan, karena BBM kendaraan pemudik habis di perjalanan," katanya. Selain itu, untuk mengurangi antrian panjang di SPBU, apalagi di jalur mudik padat kendaraan dan masih kurang SPBU. "Penjualan BBM kemasan ini merupakan agenda resmi Pertamina dan sudah pernah dijalankan pada musim mudik tahun lalu yang berjalan dengan baik dan mampu mengurangi antrian panjang di sepanjang SPBU," katanya. (*/sun)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
