Logo Header Antaranews Sumbar

Pemimpin Qatar-Turki Bahas Agresi Israel di Gaza

Rabu, 16 Juli 2014 12:20 WIB
Image Print

Istanbul, (Antara/KUNA-0ANA) - Amir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani tiba di Ankara Selasa dan mengadakan pembicaraan dengan para pemimpin Turki mengenai konflik di Timur Tengah, kata laporan kantor berita Ihlas. Sheikh Tamim melakukan pembicaraan dengan Presiden Abdullah Gul dan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan mengenai perkembangan regional, khususnya agresi Israel di Gaza yang menewaskan sekitar 200 orang dan melukai lebih dari 1.400 lainnya. Kedua pihak juga membahas kerusuhan di Suriah dan Irak khususnya setelah Negara Islam di Irak dan Levant (ISIL) banyak mengendalikan daerah di kedua negara. Para pemimpin Qatar dan Turki juga membahas tentang cara-cara lebih lanjut mengokohkan hubungan bilateral mereka. PM Recep Tayyip Erdogan Selasa menuduh Israel melakukan "terorisme negara" terhadap warga Palestina dengan melakukan serangan udara atas Jalur Gaza. Erdogan mengatakan, normalisasi hubungan antara Israel dan Turki saat ini belum dimungkinkan. "Israel terus melakukan terorisme negara di kawasan itu. Tak seorang pun tak kecuali kita, memberitahunya supaya berhenti," kata Erdogan kepada para anggota partainya yang berkuasa di parlemen, dengan menuduh Israel melakukan pembunuhan massal atas warga Palestina. "Sampai kapan dunia tetap diam atas terorisme negara ini?" Para pendukung Partai Pembangunan dan Keadilan (AKP) sering memotong pidatonya dengan teriakan seperti: "Israel Pembunuh!" Erdogan juga mengecam anggota parlemen Israel Ayelet Shaked dari partai Rumah Yahudi yang beraliran sangat kanan. Shaked memasang pernyataan yang kontroversial di media sosial yang menyarankan warga Palestina harus mati. "Apa beda antara mentalitas ini dan apa yang dilakukan Hitler?" kata Erdogan. Komentarnya itu muncul setelah sepekan kekerasan yang mematikan di Jalur Gaza selama bertahun-tahun. Jumlah korban meninggal yang dilaporkan jadi 200 orang akibat serangan yang dikutuk masyarakat internasional itu. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026